Minggu 06 Oktober 2019, 15:45 WIB

Kembangkan Ekonomi Desa, 15.000 Internet Desa akan Diluncurkan

John Lewar | Nusantara
Kembangkan Ekonomi Desa, 15.000 Internet Desa akan Diluncurkan

MI/John Lewar
Internet Desa di NTT

 

KEMENTERIAN Badan Usaha Milik Negara berencana membuka peluang bisnis dan kelancaran usaha tingkat pedesaan bagi masyarakat desa dengan meluncurkan program Internet Desa (Ides) di seluruh tahan air.

Rencananya pada 2020 mendatang akan dibuka sebanyak 15.000 Ides di sejumlah desa yang berdasarkan survei berpeluang mengembangkan bisnis karena menjadi pusat keramaian dan punya arus pertukaran barang dan jasa yang tinggi

"Saat ini 4.000 Indes sudah mulai beroperasi.Untuk Labuanbajo sendiri ada seratus titik spot Ides.Baru di buka perdana itu di kampung air kelurahan Labuanbajo," kata Mentri BUMN Rini Soemarno melalui Icom Desa anak perusahaan PT.PLN pesero.

Rini menjelaskan, titik Ides akan disebar ke seluruh kabupatehn di pulau Flores dengan masing-maisng 100 titik Ides. Hal itu agar masyarakat setempat dapat menjual hasil produksinya dengan cara digitalisasi dan mengakses informasi yang dibutuhkan utnuk mengembangkan produk.

"Memudahkan sistim pemasarab hasil usaha warga,juga warga dapat mengakses internet sehingga bisa mendapat informasi tambahan," ujar Rini.

Baca juga : Pelajar Di Lembata Diajak Gunakan Internet Sehat

Dalam kunjungannya ke Kampung Air, Rini juga mengajak sejumlah direktur utama BUMN untuk menjalin sinergi mengembangkan program di desa., terutama dalam pemanfaatan internet di desa melalui jaringan instalasi milik PLN.

"Semua saluran Sutet di pasang optik internet sehingga mampu terhubung ke semua desa,"katanya.

Sementara itu, Rini juga menjelaskan soal penggunaan tiket digital untuk masuk ke kawasan Taman Nasional Komodo. Dengan tiket digital, ujarnya, akan memudahkan pengawasan terhadap wisatawan dan memantau pemasukan TN Komodo.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Dula mengaku senang dengan sistem satu pintu ke kawasan Pulau Komodo. Hal itu merupakan wujud dan kepedulian BUMN yang patutu diapresiasi

"Berharap dengan sistem ini agar tidak ada lagi kecolongan dalam pemingutan tiket menuju ke Komodo. Kita apresiasi dan menyambut baik bantuan untuk perubahan menuju era digitalisasi,"ucap Agustinus. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More