Minggu 06 Oktober 2019, 12:54 WIB

Tetiba Iwan Fals dan Gelora Hip Hop Yogya di Malam Kedua

Fathurrozak | Weekend
Tetiba Iwan Fals dan Gelora Hip Hop Yogya di Malam Kedua

MI/Sumaryanto Bronto
Duo hip hop asal Yogyakarta NDX AKA jadi penampil pamungkas pada hari kedua (5/10) Synchronize Festival 2019

Duo hip hop asal Yogyakarta NDX AKA jadi penampil pamungkas pada hari kedua (5/10) Synchronize Festival 2019. Mereka berdendang hingga pukul Minggu dini hari (6/10), pukul 02:20 WIB.

Ini merupakan tahun kedua bagi NDX mentas di Synchronize. Namun, berada di panggung berbeda. Tahun lalu, NDX berada di panggung District. Sementara tahun ini mereka jadi penutup di Dynamic Stage, atau bisa juga disebut panggung utama.

Para NDX AKA Familia pun tetap prima mengikuti lantunan hip hop dut peraih Anugerah Musik Award kategori Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut/Dangdut Kontemporer Terbaik ini meski jadwal mereka mundur dari waktu yang sudah ditetapkan.

Mundurnya jadwal itu lantaran ada kejutan di panggung utama. Hadirnya Iwan Fals yang tidak disertakan dalam perilisan line up pengisi acara Synchronize Fest 2019 membangkitkan antusiasme para penonton yang sebenarnya saat itu tengah menunggu Oomleo Berkaraoke bersama Andika eks Kangen Band, Radja, Setia Band, Wali, dan Sm*sh.

Iwan Fals membawakan beberapa hit-nya yang telah diaransemen. Pada akhir penampilannya, ia bersama seluruh pemusik pengiring dan penonton bernyanyi Bento tanpa iringan musik. "Kok baru kali ini, padahal udah empat kali (penyelenggaraan Synchronize)," seloroh Iwan di atas panggung yang memang baru kali pertama mengisi Synchronize.

Ia pun menyinggung kondisi perpolitikan dan kondisi lingkungan Indonesia. Iwan malah memberi apresiasi bagi Synchronize karena membatasi penggunaan botol plastik sekali pakai. "Bagus nih, tidak pakai botol plastik sekali pakai ya di sini. Saya dikasih ini (menunjuk botol minum). (M-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More