Sabtu 05 Oktober 2019, 17:11 WIB

Kemenkes: Setop Vape Sampai Dinyatakan Aman

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
Kemenkes: Setop Vape Sampai Dinyatakan Aman

Antara
Pekerja menata botol berisi cairan rokok elektrik (vape) di Jakarta, Senin (1/10).

 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat berhenti mengonsumsi rokok elektrik (vape) mengingat temuan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) yang mengungkapkan 18 orang dikonfirmasi meninggal karena penyakit yang berkaitan dengan vape.

"Sudah banyak penelitian dari para dokter PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang sudah menyatakan. Baberapa perwakilan dari dokter anak, dokter jantung, dokter paru, dokter kanker, menyatakan setop vape sampai vape dinyatakan aman untuk dikonsumsi," kata Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit tidak Menular (P2PTM) Cut Putri Arianie dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/10).

Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit tidak Menular (P2PTM) Cut Putri Arianie. (Dok Antara)

Ia pun berharap, agar masyarakat dapat berhenti mengonsumsi vape serta dapat lebih memilih hidup sehat. "Mereka sudah menyatakan, kalau sudah perhimpunan IDI yang menyatakan kita ini yang orang awam apalagi, Mereka yang tiap hari periksa, yang tahu bagaimana akibat dari konsumsi vape, " ucapnya.

"Jadi marilah imbauan ini udah datang dari para dokter sendiri karena mereka sudah melihat pasien-pasien yang masuk dirawat akibat itu. Ayo, berdasarkan basis itu kita lebih memilih hidup sehat," imbuhnya.

Baca juga: Maut di Balik Asap Vape

Saat disinggung mengena regulasi pemerintah mengenai vape, ia menyebutkan regulasi tersebut bukan wewenang Kementerian Kesehatan. (X-15)
 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More