Sabtu 05 Oktober 2019, 14:28 WIB

Bupati Flotim Ingatkan Sekolah Tertib Dalam Laporan Keuangan

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Bupati Flotim Ingatkan Sekolah Tertib Dalam Laporan Keuangan

MI/Ferdinandus Rabu
Ratusan sekolah di NTT belum menerima dana BOS karena tidak tertib dalam pelaporan penggunaan keuangan.

 

PEMKAB Flores Timur, Nusa Tenggara Timur mengawasi langsung penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah-sekolah. Data Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (PKO) Flotim, menyebutkan dari total 192 sekolah negeri baik SD dan SMP, baru 72 sekolah yang direkomendasikan untuk pencairan dana bos triwulan dua pada tahun 2019 ini. Sementara lebih dari seratus sekolah lainnya belum dapat direkomendasikan karena belum memasukkan laporan pertanggungjawaban keuangan triwulan pertama.

Menyikapi hal ini, Bupati Flotim Antonius Gege Hadjon, saat dikonfirmasi Sabtu (5/10), mengakui sejauh ini pemerintah kabupaten melalui dinas pendidikan terus memberikan pendampingan dan kontrol terhadap sekolah dan selalu mengingatkan setiap sekolah agar tertib membuat laporan keuangan, supaya tidak menghambat proses pencaiaran dana bos. Kelalaian sekolah yang akhirnya berdampak pada telatnya pencairan daan bos, karean pemerintah hanya sebagai pemberi rekomendasi.

baca juga: Waspadai Konsep Peperangan Baru di Era Damai

"Dana bos itukan sumber dananya dari pusat dan langsung dikirimkan ke rekening sekolah, sehingga pemerintah daerah hanya berkaitan dengan rekomendasi saja dan selebihnya sekolah yang mengatur. Jika dokumen sekolah lengkap pasti cair tepat waktu. Jika dokumen sekolah belum lengkap, maka belum dicairkan. Saya juga sudah meminta petugas dari dinas pendidikan untuk selalu memberikan pendampingan dan pelatihan bagi sekolah-sekolah terkait pembuatan dokumen laporan administarsi yang tepat dan benar. Agar dapat dimasukan sesuai waktu sehingga dan bos pun dapat cair tepat waktu pula," pungkas Bupati Flotim Anton Hadjon. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More