Sabtu 05 Oktober 2019, 09:38 WIB

Peredaran Narkoba di Kampar, Riau Dikendalikan Napi dari Lapas

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Peredaran Narkoba di Kampar, Riau Dikendalikan Napi dari Lapas

Ilustrasi penjara/Medcom
Peredaran narkoba di wilayah Kampar, Riau, sebagian dikendalikan narapidana dari penjara.

 

KEPALA Satuan Resnarkoba Polres Kampar Iptu Asdisyah Mursid mengatakan pihaknya kesulitan mengungkap peredaran sabu di Wilayah Kampar, Riau. Sebab, mayoritas peredaran itu masih dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) setempat.

"Rata-rata pengedar sabu di Kampar dikendalikan dari lapas hampir 80%. jadi kami kesulitan dan susah untuk menelusurinya," kata Asdisyah, Jumat (4/10)

Saat ini lapas yang ada di Kabupaten Kampar memiliki ruang tahanan dengan kapasitas menampung 600 tersangka. Akan tetapi, jumlah tahanan yang ditampung mencapai 1.800 orang.

"Kalau kami bisa presentasi 80% persen itu napi terjerat kasus Narkoba. Rata-rata oknum tahanan yang mengendalikan dari lapas itu," sebutnya

Menurutnya, pihak kepolisian juga kesulitan melakukan penyelidikan di Lapas karena para napi saling melindungi satu sama lain dan tidak segan membuat keributan.

"Kalau kita masuk ke dalam (menyelidiki kasus narkoba di lapas), pihak lapas agak takut, takutnya memancing mereka (napi) rusuh," paparnya

Begitu juga keberadaan jumlah sipir tidak sebanding dengan jumlah napi dalam satu lapas. sehingga para sipir lebih berhati-hati agar tidak membuat para napi mengamuk.

"Masyarakat Kampar ini sudah terindikasi gawat narkoba, karena di setiap desa pasti ada pengedarnya. Tersangka 90% orang Kampar, 10 persennya warga kabupaten lain, tapi masih Provinsi Riau juga," lanjutnya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More