Sabtu 05 Oktober 2019, 06:05 WIB

Rodgers Coba Usik Kemapanan The Reds

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Rodgers Coba Usik Kemapanan The Reds

Lindsey Parnaby / AFP
Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers.

 

REKOR sempurna Liverpool di tujuh laga Liga Primer Inggris terancam saat berhadapan dengan Leicester City, malam ini.

The Foxes, julukan Leicester, bermodal performa apik. Dari lima laga terakhir, Jamie Vardy dan kolega empat kali menang dan sekali kalah.

Tangan dingin Brendan Rodgers di kursi pelatih membuat tim yang memberi kejutan saat juara Liga Inggris 2016 itu kembali bersaing di papan atas klasemen. Mengoleksi 14 poin, Leicester berada di posisi tiga, tercecer dua poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua.

Meski melepas sejumlah pilar penting, seperti Harry Maguire ke Manchester United, Brendan Rodgers berhasil meramu strategi bertahan yang alot dan skema penyerangan yang tajam. Kehadiran bek anyar Caglar Soyuncu membuat lini pertahanan sulit ditembus. Hingga saat ini, gawang Kasper Schmeichel baru kebobolan lima kali.

Di lini depan, Rodgers masih mengandalkan Jamie Vardy. Ketajaman terlihat musim ini dengan koleksi 5 gol.

Laga ini akan menjadi momen nostalgia bagi Rogers. Ini kunjungan pertama sejak dipecat pada 2015. Brendan Rogers menjadi arsitek the Kop selama tiga tahun sejak 2012, dan dilengserkan karena hasil buruk di awal musim 2015/2016.

Setelah membangun reputasi dengan meraup tujuh trofi dalam dua setengah tahun bersama Glasgow Celtic, Skotlandia, Rodgers kembali ke Inggris. Mengejar pembuktian diri sebagai salah satu pelatih terbaik di Britania Raya.

"Liverpool dalam performa bagus, mereka ialah lawan yang tangguh dan akan memberikan ujian kepada kami," ujar Rodgers tentang laga yang dilangsungkan di Stadion Anfield itu.

Sementara itu, arsitek Liverpool Juergen Klopp mengaku mewaspadai ketajaman bomber the Foxes, Jamie Vardy. Klopp mengatakan jika lini pertahanannya rapuh seperti lawan Salzburg di Liga Champions tengah pekan lalu dengan kebobolan tiga gol, Vardy memberikan ancaman nyata.

"Saya yakin Rodgers berpikir jika kami tetap bermain seperti lawan Salzburg, Vardy mungkin membobol gawang kami lima kali," kata Klopp yang pasti tidak membiarkan rekor sempurna tim asuhannya terhenti.

Menunggu aksi Hazard

Di Liga Spanyol, Real Madrid menghadapi tantangan berat dari tim promosi Granada di Santiago Bernabeu, malam ini. Granada datang dengan modal tidak terkalahkan di lima pertandingan terakhir di Liga Spanyol dan mencatatkan tiga clean sheet. Bahkan, juara bertahan Barcelona dibekuk Granada 2-0.

Kendati bertengger di puncak klasemen, Los Blancos--julukan Madrid-- yang diasuh Zinedine Zidane belum tampil pada performa terbaik. Pemain bintang Eden Hazard dituntut menghapus frustrasi pemuja El Real dengan sumbangan gol.

"Kritik tidak akan memengaruhi saya. Semua orang mengharapkan saya mencetak hattrick di setiap pertandingan, tapi kamu harus sabar dan tenang, saya baru sembuh dari cedera. Gol akan datang," kata Hazard, pemain asal Belgia yang diboyong dari Chelsea.

Sementara itu, dari tim tamu Granada tidak mau besar kepala. Arsitek Diego Martinez mengatakan tidak peduli dengan posisi di klasemen saat ini. "Kami tidak tertarik melihat papan klasemen saat ini. Saya tidak melihatnya. Pada Mei, mungkin iya," kata Martinez. (AFP/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More