Jumat 04 Oktober 2019, 20:04 WIB

Golkar Belum Tentukan Sikap soal GBHN

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
 Golkar Belum Tentukan Sikap soal GBHN

MI? Mohamad Irfan
Zainudin Amali

 

KETUA Fraksi Partai Golkar di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zainudin Amali menyatakan pihaknya belum menentukan sikap soal rencana amandemen terbatas UUD 1945 mengenai penghidupan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Ia mengatakan masih menunggu diskusi dengan pimpinan MPR yang baru dilantik.

"Nanti akan diskusikan dengan pimpinan MPR yang baru. Fraksi-fraksi ingin melihat arah kebijakannya seperti apa ke depan," ujarnya Amali saat dihubungi, Jumat (4/10).

Fraksi Golkar, lanjutnya, baru akan menentukan sikap setelah pimpinan baru MPR menggelar rapat terkait dengan dokumen rekomendasi kebijakan dari MPR periode sebelumnya.

"Baru setelah itu kami akan rapatkan di fraksi dan tentukan sikap," ucapnya.

Ditanyai mengenai kabar yang menyebut rencana MPR mengamandemen UUD 1945 secara terbatas dan memasukan GBHN merupakan hasil kesepakatan antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Zainuddin mengaku tidak tahu-menahu.

"Saya belum mendengar itu," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

 Daniel LEAL-OLIVAS / AFP

Piala FA Kembali Bergulir 27 Juni

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 29 Mei 2020, 21:29 WIB
Kepala Eksekutif FA Mark Bullingham mengatakan tanggal tersebut masih bergantung pada situasi keamanan dan...
MI/Benny Bastiandi

Wawan Setiawan Resmi Diajukan Demokrat jadi Cabup Cianjur

👤Benny Bastiandy 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:45 WIB
SEKRETARIS DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Wawan Setiawan, resmi ditunjuk sebagai calon Bupati Cianjur pada Pilkada...
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Dirut Baru TVRI Eks Kontributor Playboy, PKS: Offside Ini

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:31 WIB
Setiap penyelenggara negara harus tunduk kepada TAP MPR RI No. VI/MPR/2001 Tahun 2001 tentang Etika Kehidupan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya