Jumat 04 Oktober 2019, 18:28 WIB

Ini 11 Nama Caketum PSSI, La Nyalla Masuk

Rahmatul Fajri | Sepak Bola
Ini 11 Nama Caketum PSSI, La Nyalla Masuk

Antara Foto/Hafidz Mubarak A.
Kantor PSSI

 

KOMITE Pemilihan (KP) telah merilis 11 nama yang menjadi calon Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2019-2023. Setelah menutup pendaftaran pada Rabu (3/10) pukul 23:59 WIB, KP merilis 10 nama yang berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari unsur kepolisian, purnawirawan TNI, pengusaha, hingga pejabat publik.

Adapun 11 nama tersebut, yakni CEO Nine Sports Arif Putra Wicaksono, Brigjen (Purn) Benhard Limbong, Ketua DPD La Nyalla Mattaliti, Komjen M Iriawan. Lalu, ada politikus Partai Gerindra Fary Djemi Francis, Chairman Brisbane Roar Rahim Soekasah, wartawan olahraga senior Yesayas Oktoavianus, Pengusaha Vijaya Fitriyasa, Sarman, Benny Erwin, serta Aven S Hinelo.

Sedangkan, untuk calon wakil ketua umum, KP telah mengumpulkan 20 nama. Beberapa di antaranya, yakni Augie Benyamin, Benny Erwin, Budi Setiawan, Cucu Somantri, Doli Sinomba Siregar, Gusti Randa, Hinca Panjaitan, hingga Iwan Budianto.

Untuk calon anggota eksekutif, KP telah menerima 91 nama. Nama-nama tenar menghiasi calon anggota eksekutif, seperti Andi Darussalam Tabusala, Hinca Panjaitan, Gusti Randa, Justinus Laksana, Ponaryo Astaman, Umuh Muchtar, serta Andre Rosiade.

Baca juga: Komite Pemilihan Catat 46 Nama Melamar jadi Pengurus PSSI

Ketua KP Syarif Bastaman mengatakan ke-10 calon tersebut telah mendapatkan dukungan dari para voters dan bersedia menerima dukungan tersebut.

"Jadi kami sudah konfirmasi calon yg dicalonkan, sudah memberikan dukungan, yang mencalonkan juga sudah kami konfirmasi telah bersedia," kata Syarif, ketika konferensi pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10).

Selanjutnya, Formulir Integritas yang telah ditandatangani oleh para caketum itu akan diserahkan kepada Komisi Disiplin PSSI. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah calon itu tidak pernah terlibat kasus hukum di lingkungan sepak bola sesuai dengan formulir yang diserahkan.

Selanjutnya, Komdis PSSI akan melakukan verifikasi dan disesuaikan dengan data base serta diberikan notifikasi nama-nama Bakal Calon yang lolos ke tahapan berikutnya.

"Nanti akan dipastikan apakah mereka tidak terlibat kasus hukum, seperti mafia bola atau melakukan kekerasan," kata Syarif.

Jika ada calon yang menempuh upaya banding, maka KP akan menerima laporan itu dan diserahkan kepada Komite Banding Pemilihan (KBP) dari 10-16 Oktober. Setelah itu, KBP menetapkan menerima banding atau tidak.

"Setelah itu kami akan tetapkan calon definitif untuk Kongres pada 2 November mendatang," kata Syarif. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More