Jumat 04 Oktober 2019, 18:03 WIB

Ibu Mahasiswa Al Azhar Faisal Amir Melapor ke Bareskrim

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Ibu Mahasiswa Al Azhar Faisal Amir Melapor ke Bareskrim

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Ibunda Fasial Amir mahasiswa Universitas Al Azhar, Faisal Amir mendatangi Komnas HAM

 

SITI Asmah Ratu Agung melaporkan penganiayaan yang menimpa anaknya Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia, di Gedung Bareskrim Markas Besar Polri, Jumat (4/10).

"Kedatangan saya ke sini untuk melaporkan kepada Bareskrim tentang kejadian anak saya yang menjadi korban penganiayaan berat. Saya sebagai warga negara yang baik, mau minta tolong kepada aparat keamanan, khususnya kepada Bareskrim Polri supaya bisa mengusut tuntas siapa pelaku penganiayaan berat terhadap anak saya," kata Siti di hadapan wartawan.

Siti menyebut penganiayaan yang menimpa anaknya saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Selasa (24/9) lalu, "sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan."

Kedatangan Siti ke Bareskrim didampingi oleh Tim Advokasi Mahasiswa Korban Kekerasan. Dalam pelaporan tersebut, pihaknya membawa foto dan laporan-laporan kronologis kejadian. Namun ia tidak menggambarkan isi foto yang dimaksud.

Faisal menjadi korban penganiayaan saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Selasa (24/9) lalu. Pelaku diduga aparat kepolisian. Namun Siti tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

"Saya belum tau apakah dia itu polisi atau bukan karena saya tidak mau menduga duga sebelum ada penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Oleh karena itu, Siti belum mau melakukan visum terhadap anaknya. "Nanti. Visum nanti. Kalau polisi sudah mengadakan penyelidikan atau penydikan. Itu urusan polisi, urusan saya yang penting saya melaporkan dulu."

Siti mengungkapkan bahwa saat ini kondisi Faisal sudah membaik. Dokter menyarankan untuk memindahkan Faisal ke rumah sehat.

"Karena di rumah sakit banyak penyakit jadi dia harus dipindahkan dulu ke rumah sehat dengan didampingi oleh care giver, perawat. Karena perawatan Faisal ini masih panjang sekitar tiga sampai enam bulan lagi," paparnya.

Diketahui, dari pemeriksaan dokter dan computerized tomography scan atau  CT scan, Faisal mengalami luka-luka di kulit kepala, retak pada tengkorak, serta pendarahan di otak. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More