Jumat 04 Oktober 2019, 16:21 WIB

Moeldoko: Pemerintah Jaga Situasi Wamena agar Tidak Ada Eksodus

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
Moeldoko: Pemerintah Jaga Situasi Wamena agar Tidak Ada Eksodus

MI/PIUS ERLANGGA
Keluarga Indonesia untuk Wamena melakukan aksi dan doa bersama di taman pandang, silang barat daya Monas, Jakarta.

 

KEPALA Staf Presiden Moeldoko mengatakan bahwa pemerintah terus menjaga kondisi yang stabil di Wamena, Papua. Kondisi tersebut, menurutnya, penting diciptakan untuk memberikan keyakinan kepada masyaraka bahwa situasi di sana bisa terjaga dengan baik.

"Intinya pemerintah menjaga situasi kondisi yang stabil, itu harus tercipta dulu. Ini nanti memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa situasi bisa terjaga dengan baik agar mengurangi orang untuk eksodus. Itu yang sedang diciptakan sekarang," katanya saat ditemui di Gedung Krida Bhakti, Jakarta, Jumat (4/10).

Baca juga: Sebut Kerusuhan Wamena Genosida, Hidayat Nur Wahid Dikecam

Ia pun memastikan bahwa pemerintah menjamin keamanan di Wamena. "Pasti lah jaminan keamanan kan sedang berjalan, saat ini jumlah kekuatan yang terlibat bagian dari salah satu upaya memberikan jaminan keamanan," katanya.

Terkait masih banyaknya warga yang melakukan eksodus, Moeldoko menyampaikan dalam situasi tersebut yang terpenting adalah memberikan keyakinan kepada masyarakat terhadap keamanan di sana.

"Justru yang jauh lebih penting adalah memberikan keyakinan kepada masyarakat atau kondisi yang diciptakan oleh aparat keamanan bagaimana semua situasi itu bisa terkontrol dengan baik," tandasnya. (OL-4)

Baca Juga

dok.medcom

Pimpinan DPD RI Peringati Hari Pancasila secara Virtual

👤Muhamad Fauzi 🕔Senin 01 Juni 2020, 21:05 WIB
NONO Sampono menghadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin,...
Ilustrasi

Pilkada Serentak 2020 Diprediksi Temui Banyak Kendala

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 01 Juni 2020, 19:38 WIB
"Misalnya saja Peraturan KPU terkait tahapan, program dan jadwal serta PKPU tentang pelaksanaan pilkada di masa pandemi belum jelas...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Laporan Gratifikasi Lebaran ke KPK Tahun ini Capai Rp62,8 Juta

👤Antara 🕔Senin 01 Juni 2020, 18:50 WIB
Barang gratifikasi masih berkisar pada parsel makanan, barang pecah belah, voucher, dan uang dengan nilai laporan terendah Rp50 ribu hingga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya