Jumat 04 Oktober 2019, 07:30 WIB

Dua WN Singapura Jadi Tersangka

Sri Utami | Humaniora
Dua WN Singapura Jadi Tersangka

ANTARA/ (Muhammad Zulfikar
irektur Jenderal (Dirjen) Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK RI Rasio Ridho Sani (tengah) dan tersangka LSW (rompi oranye).

 

DUA warga negara Singapura ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus impor limbah terkontaminasi bahan berbahaya dan beracun (B3). Mereka diduga dengan sengaja memasukkan 87 kontainer berisi limbah impor berupa scrap plastik yang terkontaminasi B3 tanpa dokumen perizinan resmi.

"Kedua WNA tersebut, yaitu inisial LSW, komisaris dan KWL, direktur PT ART," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Rasio Ridho Sani saat menyampaikan keterangan pers di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, kemarin.   

Menurut Rasio, berdasarkan keterangan tersangka, limbah impor dalam kontainer-kontainer itu didatangkan dari Hong Kong, Spanyol, Kanada, Jepang, dan Australia, yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 13 Juni 2019.   

Sebanyak 24 kontainer limbah tersebut sudah berada di area PT Advance Recycle Technology (ART) di Cikupa, Tangerang, Banten, dan 63 kontainer lainnya masih ada di Pelabuhan Tanjung Priok.   

Rasio mengatakan penyidik menemukan kontaminasi B3 pada limbah berupa printed circuit board, remote control bekas, baterai bekas, dan kabel bekas dalam kontainer-kontainer itu. "Para pelaku ini akan kita tindak tegas sesuai aturan yang berlaku, dan penetapan tersangka ini merupakan pertama kalinya."

Kedua tersangka dijerat dengan menggunakan Pasal 105 dan 106 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.  

"Tersangka ini bisa dipidana paling lama 15 tahun dan denda Rp15 miliar," kata Direktur Penegakan Hukum Pidana, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian LHK Yazid Nurhuda.   

Menurut Yazid, selain menetapkan dua WN Singapura sebagai tersangka kasus tersebut, Kementerian LHK juga menyelidiki keterlibatan pihak lain serta memeriksa saksi-saksi terkait kasus impor limbah yang terkontaminasi B3 itu. (Sru/X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More