Kamis 03 Oktober 2019, 20:55 WIB

Belasan Pengungsi Wamena akan Tiba di Poso

Mitha Meinansi | Nusantara
Belasan Pengungsi Wamena akan Tiba di Poso

ANTARA
Pengungsi Wamena

 

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Yan Edward Guluda, mengeluarkan instruksi untuk segera melakukan penanganan maksimal dan masif, berupa penjemputan serta memfasilitasi berbagai kebutuhan para pengungsi asal Wamewa, Papua, saat tiba di wilayahnya.

Perintah itu diberikan atas petunjuk Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, terkait informasi adanya seratusan jiwa warga asal Kabupaten Poso, yang saat ini menjadi pengungsi di Jayapura, Papua, karena dampak konflik di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Menurut Yan Guluda, berdasarkan pendataan yang dilakukan Ketua Kerukunan Warga Poso di Wamena, terdapat kurang lebih seratusan warga Poso yang berdomisili di Wamena. Dari jumlah itu, 15 orang di antaranya dikabarkan segera kembali ke Poso.

"Untuk saat ini terdapat 15 jiwa sedang dalam perjalanan melalui laut, dan akan tiba di Pelabuhan Makassar pada 5 Oktober pekan ini," ujar Yan dalam keterangannya kepada wartawan di Poso, Kamis (3/10).

Ia menyatakan, belasan pengungsi asal Poso yang akan kembali terdiri atas anak anak, perempuan, serta kalangan lanjut usia. Mereka akan dijemput Pemkab Poso di Makassar, Sulawesi Selatan, karena menggunakan jalur laut tujuan Makassar.

"Saat ini melalui Kadis perhubungan Kabupaten Poso, selaku ketua tim penjemputan sedang menuju Kota Makassar, untuk menjemput para pengungsi dari Papua yang nantinya tiba di Makassar," jelasnya.

Upaya yang sama akan dilakukan terhadap gelombang pengungsi asal Kabupaten Poso yang diperkirakan akan tiba dari Wamena sebanyak dua kelompok. Berdasarkan data yang ada, gelombang kedua terdapat 45 jiwa pengungsi, dan nantinya pada gelombang ketiga terdapat 55 jiwa pengungsi.


Baca juga: FKUI Dukung Dokter Alumni untuk Tetap Bertahan di Papua


Terkait penanganan pengungsi, pihak Pemkab Poso menyatakan akan sepenuhnya melakukan penangan secara maksimal. Bahkan langkah-langkah penting juga akan dilakukan seperti penanganan yang bersifat tanggap darurat, sehingga seluruh penanganan pengungsi benar-benar fokus dan optimal.

Sekda Poso menegaskan, untuk penampungan para pengungsi setibanya di Poso nanti, mereka akan ditempatkan dan menginap di Hotel Wisata Poso.

"Ini kita lakukan agar mereka yang sedang menghadapi tekanan bisa sedikit lega, jika kita tempatkan di Hotel Wisata, sebelum kembali pada keluarga masing masing," tandas Yan.

Ia mengingatkan bahwa peristiwa Wamena adalah konflik sosial yang sama sekali tidak terkait dengan isu keagamaan.

"Ini murni konflik sosial, terbukti yang jadi korban bukan cuma satu pihak atau agama tertentu saja. Pengungsi yang jadi korban adalah mereka yang berbeda keyakinan," katanya.

Kepulangan para pengungsi asal Poso dari Wamena, mulai penjemputan sampai penampungan, semuanya di fasilitasi Pemkab Poso.

"Penanganan ini benar-benar kita lakukan dalam sentuhan aspek kemanusiaan," aku Yan. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More