Kamis 03 Oktober 2019, 18:38 WIB

Forum Rektor Berkomitmen Hindari Konflik

Atikah Ishmah Winahyu | Politik dan Hukum
Forum Rektor Berkomitmen Hindari Konflik

DOK. KEMENRISTEK-DIKTI
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Mohamad Nasir

 

MENTERI Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengaku baru saja menghadiri forum rektor di Istana Presiden, Kamis (3/10) pagi. Dalam forum ini para rektor menyerahkan surat pernyataan komitmen untuk menghindari konflik dalam situasi yang kurang kondusif seperti saat ini.

"Bagaimana semua pihak, termasuk pemerintah untuk bisa menahan diri untuk tidak melakukan ujaran kebencian terhadap agitatif, bahkan ke anarkis jangan sampai terjadi, itu janji forum rektor," ujar Nasir di Jakarta Convention Center, Kamis (3/10).

Selain itu, forum rektor berkomitmen untuk mendorong semua hasil produk hukum yang akan dihasillkan seperti Undang-Undang agar dapat disosialisasikan lebih luas lagi.

"Seluruh masyarakat termasuk mahasiswa diajak berbicara sehingga ini yang kami dorong untuk forum rektor ke depan," imbuhnya.

Terkait unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa belakangan ini, Menristekdikti mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan hak individu. Namun pihaknya akan berupaya mengajak mahasiswa untuk berdiskusi di dalam kampus.

"Kami mengajak kepada mahasiswa kembali ke kampus untuk berdiskusi, bukan melalui unjuk rasa, tapi kalau unjuk rasa ya itu hak dia," tuturnya.

Menanggapi kabar hilangnya mahasiswa saat melakukan unjuk rasa, Nasir mengaku baru mendengar berita tersebut.

"Saya belum tahu kalau memang ada itu, biarkan yang berwajib yang tahu untuk mendeteksi itu," tandasnya.(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More