Kamis 03 Oktober 2019, 17:15 WIB

28 Warga Sampang akan Dipulangkan dari Papua

Mohammad Ghazi | Nusantara
28 Warga Sampang akan Dipulangkan dari Papua

Dok. MI
Pengungsi warga Sampang

 

BUPATI Sampang Slamet Junaidi masih mengupayakan pemulangan 28 warganya yang mengungsi di Timika, Papua, akibat kerusuhan Wamena.

Saat ini, Pemkab Sampang telah berkoordinasi dengan pimpinan wilayah di Timika untuk proses pemulangan tersebut.

"Total warga kami yang sudah pulang kampung dari Wamena sekitar 60 orang. Mereka tiba di sini dalam tiga tahap bersama warga dari kabupaten lain di Jawa Timur," kata Junaidi, Kamis (3/10).

Politikus Partai NasDem itu menjelaskan sejak terjadinya kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, warganya mengungsi ke beberapa lokasi di luar Wamena di antaranya ke Timika. Mereka ditampung organisasi Kerukunan Warga Jawa Bersatu.

Baca juga: Situasi Kondusif, Ekonomi Wamena Mulai Bangkit

Berdasar laporan yang diterima Pemkab Sampang, sejauh ini tidak ada warga daerah itu yang hilang maupun meninggal dunia. Mereka hanya kehilangan sebagian harta akibat kerusuhan.

"Warga kami di Wamena terdata secara lengkap. Dan tidak ada laporan adanya warga kami yang hilang maupun meninggal," jelas Slamet Junaidi.

Ia menargetkan pertengahan bulan ini seluruh warga Sampang yang saat ini mengungsi sudah bisa dipulangkan dan diserahkan ke keluarga mereka. Sebab, proses pemulangan terkendala lokasi.

Pemkab tidak akan menahan jija ada diantara mereka yang akan kembali ke Wamena jika kondisi sudah memungkinkan.

"Soal akan kembali ke Papua, terserah mereka. Kami hanya memfasilitasi kepulangan mereka karena pertimbangan kemanusiaan dan keselamatan," jelasnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More