Kamis 03 Oktober 2019, 13:04 WIB

Jakarta Hadapi Ancaman Unjuk Rasa, Anies Batal Terbang Ke Denmark

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jakarta Hadapi Ancaman Unjuk Rasa, Anies Batal Terbang Ke Denmark

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Polisi siap menghalau demonstran yang melakukan aksi unjuk rasa di belakang gedung MPR/DPR, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta, Senin (30/9)

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan rencana perjalanan dinas luar negerinya ke Denmark pada 7 Oktober mendatang.

Hal itu disebabkan Anies masih menilai kondisi di Jakarta masih berpotensi diwarnai unjuk rasa hingga nantinya jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober mendatang.

"Tidak. Tidak. Dengan situasi Jakarta seperti ini," ungkapnya usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Kamis (3/10).

Rencananya di Kota Copenhagen, Denmark tersebut akan berlangsung pertemuan pimimpin ibu kota serta kota-kota besar dunia terkait isu lingkungan hidup bertajuk C40 World Mayors Summit. Agenda itu dijadwalkan akan dimulai pada 9 Oktober 2019 dan berakhir pada 12 Oktober 2019.

"Jakarta, kita perlu hadir untuk menyampaikan program-program yang kita lakukan sebagai bagian dari masyarakat dunia. Karena dunia melihat kepada kita, ada melihat masalah tentang lingkungan, kualitas udara, dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, pertemuan C40 World Mayors Summit tersebut membicarakan peran kota-kota di dunia dalam menangani isu lingkungan termasuk perubahan iklim.

"Tetapi melihat perkembangan beberapa hari ini, dimana situasi keamanan dan ketertiban masih belum sepenuhnya baik (stabil), maka saya putuskan untuk tidak berangkat dan tetap berada di Jakarta," tegasnya.

Sebelumnya, Anies telah beberapa kali dikritisi akibat dinilai terlalu sering keluar negeri. Dalam kurun waktu 2019 Anies diketahui telah tiga kali melakukan perjalanan keluar negeri yakni yakni dua kali pada Mei yakni ke Jepang dan Singapura.

Sebelumnya, Anies menghadiri pertemuan selama 10 hari pada 9-18 Juli di Kolombia dan Amerika Serikat.

Kepulangan Anies dari Jepang kala itu berjarak belasan jam dengan terjadinya aksi unjuk rasa menentang hasil penetapan Pemilu 2019 yang berakhir ricuh di depan Bawaslu RI yang dikenal dengan Aksi 22 Mei. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More