Kamis 03 Oktober 2019, 11:43 WIB

Polisi: Tidak ada Ampun Bagi Penerobos Jalur Trans-Jakarta

Candra Yuri Nuralam | Megapolitan
Polisi: Tidak ada Ampun Bagi Penerobos Jalur Trans-Jakarta

MI/BARY FATHAHILAH
Pengendara sepeda motor nekat menerobos jalur bus Trans-Jakarta di kawasan Buncit, Jakarta Selatan

 

DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan menindak tegas kendaraan apa pun selain Bus Trans-Jakarta yang melintasi busway selama masa uji coba tilang elektronik. Jalur Trans-Jakarta harus steril.

"Tidak ada pengecualian," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir di Polda Metro Jaya, Kamis (3/10).

Nasir mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan PT Transportasi Jakarta menyediakan kamera perekam pengemudi yang masuk busway. Pengemudi yang nekat masuk jalur Trans-Jakarta akan ditilang.

Surat tilang akan dikirimkan ke rumah pelanggar dengan mencocokkan alamat rumah di surat tanda nomor kendaraan (STNK). Namun, kepolisian bisa memberikan kebijakan lain jika dalam uji coba ditemukan sejumlah kebutuhan khusus.

Baca juga: Demo Buruh Depan Istana, Ini Rute Trans-Jakarta yang Berubah

Diskresi diberikan berdasarkan pertimbangan banyak pihak dan kebutuhan masyarakat.

"Masalah kamtib (keamanan ketertiban) atau keadaan force majeure itu baru tindakan pengaturan yang dilakukan oleh petugas," kata Nasir.

Ditlantas Polda Metro Jaya telah memasang dua kamera tilang elektronik di jalur Trans-Jakarta. Titik pemasangan kamera dipilih PT Trans-Jakarta di lokasi yang banyak diterobos kendaraan roda dua. Tilang elektronik diterapkan mulai bulan ini. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More