Kamis 03 Oktober 2019, 11:42 WIB

Dinamika Ketua MPR, NasDem Siap Memimpin dan Dipimpin

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Dinamika Ketua MPR, NasDem Siap Memimpin dan Dipimpin

MI/Susanto
Anggota DPR Fraksi NasDem Willy Aditya (tengah)

 

FRAKSI Partai NasDem bersikap bijak terkait dinamika politik terkait pemilihan ketua maupun pimpinan MPR. Anggota DPR Fraksi Partai NasDem Willy Aditya menjelaskan partainya siap untuk memipin dan dipimpin di MPR.

"NasDem berbeda dengan partai politik lainnya. NasDem siap dipimpin dan memimpin," ujar Willy saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (10/3).

Willy melanjutkan, NasDem sepakat mendukung mantan Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua MPR periode 2019-2045. Willy menjelaskan Golkar merupakan partai pemenang nomor urut 2 sehingga berdasarkan musyawarah, Bamsoet paling layak menduduki kursi ketua MPR.

"NasDem telah melakukan komunikasi politik dengan partai-partai hingga partai lintas koalisi. Pemilihan ketua MPR harus dilakukan secara musyawarah," tuturnya.

Baca juga: Nama Bamsoet Diunggulkan Pimpin MPR Periode 2019-2024

Berdasarkan revisi UU MD3, MPR akan dipimpin oleh 1 ketua dan 9 wakil ketua. Setiap partai yang lolos ke parlemen berhak mengirimkan satu perwakilannya sebagai pimpinan MPR. Berkaitan dengan hal tersebut, NasDem akan mengajukan Lestari Moerdijat sebagai calon tunggal dari NasDem untuk posisi wakil ketua MPR.

"Ibu Rerie kita tempatkan untuk mempresentasikan bagaimana pekerjaan 4 pilar itu sebagai proses ideologi dari bangsa agar bisa bekerja secara tepat dan transparan. Kita tahu beliau sangat capable untuk hal itu," ungkapnya.

Sebagai lembaga yang mengutamakan musyawarah, Willy berharap semua fraksi memiliki kepentingan sama untuk fokus menjalankan 4 pilar kebangsaan. Tidak perlu terjadi gejolak atau gesekan dalam memilih Ketua MPR.

"Tidak perlu saling balapan dan kejar-kejaran, lakukan dengan musyawarah," paparnya.

Sebelumnya, enam dari 9 fraksi MPR RI telah menyatakan dukungan terkait pemilihan Ketua MPR periode 2019-2024 antara Bambang Soesatyo atau Bamsoet (F-Golkar) dan Ahmad Muzani (F-Gerindra). Tiga fraksi lainnya hingga pagi ini belum menentukan arah kebijakan.

PDIP, Partai Golkar, Partai NasDem, PAN dan PPP memilih mendukung Bamsoet. Sementara itu, Ahmad Muzani diketahui baru mendapat dukungan dari partainya sendiri. Tiga partai lainnya, yaitu PKB, PKS dan Partai Demokrat masih belum bersikap.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More