Kamis 03 Oktober 2019, 11:07 WIB

Menhan Minta Yang tidak Suka Pancasila, Tinggalkan Indonesia

mediaindonesia.com | Kemhan
Menhan Minta Yang tidak Suka Pancasila, Tinggalkan Indonesia

Istimewa/Kemenhan
Ryamizard dalam acara bertajuk 'Jaga Bhinneka Tunggal Ika, Siap Bela Negara, Indonesia Rumah Kita' di Grand Sahid, Jakarta, Rabu (2/10).

MENTERI Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa pihak-pihak yang ingin memaksa kehendak menggantikan Pancasila dengan sistem khilafah, sebaiknya keluar dari Indonesia.

"Kalau enggak suka Pancasila cari tempat lain. Yang enggak suka cari tempat lain," tegas Ryamizard dalam acara bertajuk 'Jaga Bhinneka Tunggal Ika, Siap Bela Negara, Indonesia Rumah Kita' di Grand Sahid, Sudirman, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Menurut Ryamizard, ideologi asing yang beraliran materialisme, liberalisme hanya cocok di Amerika dan Eropa. Paham komunisme hanya cocok di Tiongkok dan Rusia. Sedangkan ideologi khilafah, tegas dia, hanya cocok diterapkan di Timur Tengah, bukan Indonesia. Karena ideologi Pancasila sudah final dan tidak bisa diganggu oleh siapapun di Indonesia.

"Di sini tidak boleh (paham khilafah). Di sini Pancasila. Rumah kita Pancasila. Yang enggak suka Pancasila cari tempat lain. Ini rumah Pancasila," tegas Ryamizard.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Panitia Forum Rekonsiliasi Masyarakat (Rekat) Eka Gumilar, Ketua PPAD, PPAL, PPAU, KSP Lenis Kagoya, Ramses Wally, Pejabat eselon I dan II Kemhan, para ulama, habaib serta Ketua V Lembaga Pengawasan Kinerja Aparatur Negara dan Ketua Umum Aliansi Penggerak Demokrasi Indonesia, Wa Ode Nur Intan, Panglima dan Tokoh Kalimantan. (RO/OL-10)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More