Kamis 03 Oktober 2019, 13:00 WIB

Anies tidak Ingin Taman di Jakarta Hanya Jadi Hiasan

Sri Yanti Nainggolan | Megapolitan
Anies tidak Ingin Taman di Jakarta Hanya Jadi Hiasan

MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
Sejumlah pekerja bekerja di Taman Bangker di bawah jembatan Kembang Kerep, Jakarta Barat.

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan ingin taman di Jakarta menjadi tempat aktivitas warga. Anies tidak mau Taman Jakarta hanya menjadi hiasan.

Anies menjelaskan ada dua konsep taman yang dikenal, konsep garden dan park. Dua konsep itu berbeda meski memiliki arti yang sama ketika diartikan dalam Bahasa Indonesia.

"Kalau taman sebagai garden itu untuk dilihat, untuk ditonton. Kalau taman sebagai park, dia menjadi tempat bermain," kata Anies di Jakarta, Rabu (2/10).

Anies mencontohkan Taman Kembang Kerep merupakan salah satu yang telah menggunakan konsep park. Taman itu terletak dekat pintu keluar tol Meruya Utara.

Baca juga: YLKI Sebut Anies Perlu Tiru Ketegasan Risma Jaga Fasilitas Umum

Anies mengapresiasi Suku Dinas Kehutanan Jakarta Barat mengubah lahan kosong itu menjadi tempat bermain.

"Jadi tadi salah satu contoh inovasi yang nanti Insyaallah saat ini pun kita sedang membangun 53 taman dan tamannya konsepnya semuanya park," tambah dia.

Anies berharap taman bermain itu bisa dimanfaatkan masyarakat. Anies tidak merinci jumlah dana yang diperlukan membuat 53 taman itu.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berencana menambah 50 taman setiap tahunnya. Ia menargetkan DKI Jakarta memiliki 200 taman pada 2022. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More