Kamis 03 Oktober 2019, 08:37 WIB

Desa Latonliwo Satu Jadi Model Program Sanitasi

Ferdinandus Rabu | Nusantara
 Desa Latonliwo Satu Jadi Model Program Sanitasi

MI/Ferdinandus Rabu
Desa Latonliwo Satu, Kecamatan Tanjung Bunga terpilih jadi model program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

 

PEMERINTAH Desa Latonliwo Satu, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, NTT memanfaatkan dana desa untuk pelayanan kesehatan dan sanitasi melalui program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Kepala Desa Latonliwo Satu, Gaspar Bali Belaja saat ditemui Rabu (2/10), mengakui sangat terbantu dengan adanya dana desa karena masyarakat desanya saat ini mulai membiasakan hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Sejumlah upaya dilakukan mulai dari berbagai kegiatan formal hingga peningkatan sarana kesehatan yang menggunakan dana desa.

"Sejak 2016 hingga 2019 ini, sebagai kepala desa, saya mengalokasikan sebagaian dana desa untuk kebutuhan pelayanan kesehatan di desa ini. Saya melihat selama ini banyak warga yang belum peduli tentang kesehatan dan kebersihan lingkungan. Sehingga dengan adanya program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dan desa kami ditunjuk sebagai salah satu model. Saya mulai fokus bagaiamana meningkatakn pola hidup sehat di desa kami yang dimulai dari kehidupan keluarga masing-masing," kata Gaspar.

Melalui program STBM ini, setiap warga dilatih untuk hidup sehat mulai dari kebesihan MCK di setiap rumah, kebersihan lingkungan dan pola makanan bergizi. Alokasi dana untuk STBM sebesar Rp23 juta.

Selain program STBM, masyarakat juga dilatih membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Caranya dengan membangun 10 bak sampah dengan total biaya Rp49 juta. Rinciannya 6 bak sampah untuk enam RT, dan 4 bak sampah di tempat-tempat umum.

baca juga: TMMD Jadi Kekuatan Memajukan Desa

"Kami juga mengalokasikan dana sebesar Rp19 juta untuk program pencegahan stunting melalui pemberian makanan bergizi dan vitamin. Dari 113 kepala keluarga (KK) atau 527 jiwa, ada 4 bayi/balita yang mengalami stunting sehingga kami terus memberikan pelayanan dan mulai ada peningkatan gizi. Selain itu kami juga mengalokasi dana desa untuk pemeliharaan sumber air bersih termasuk membangun pagar keliling mata air dengan anggaran Rp19 juta," pungkas Gaspar. (OL-3)

 

Baca Juga

 MI/PIUS ERLANGGA

Digitalisasi Penyiaran Merangkul kembali Wilayah 3T

👤 (RO/N-3) 🕔Rabu 25 November 2020, 01:00 WIB
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memperingatkan di era globalisasi ada indikasi lunturnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah...
anggoro

Ramai-Ramai Menolak Rizieq

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 25 November 2020, 00:55 WIB
RIZIEQ Shihab sepertinya harus berpikir matang untuk meninggalkan Jakarta dalam beberapa hari...
Dok. Pemprov DKI Jakarta

Positif Covid-10 Magetan Tembus Melebihi 600 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 23:25 WIB
Jumlah warga Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif Covid-19 menembus angka 600 orang lebih setelah ada tambahan tiga pasien baru pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya