Kamis 03 Oktober 2019, 07:29 WIB

Pemprov Sumut Bentuk Tim Khusus Tangani Perantau di Papua

Yoseph Pancawan | Nusantara
Pemprov Sumut Bentuk Tim Khusus Tangani Perantau di Papua

Antara
Para pengungsi mayoritas adalah perantau eksodus meninggalkan Wamena, Papua karena alasan keamanan.

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara membentuk sebuah tim khusus, yang dipimpin Wakil Gubernur Musa Rajekshah, untuk mendata dan menangani  kebutuhan warganya berada di Papua. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi telah menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan berbagai pihak terkait penanganan warga di Papua, Rabu (2/9).

Pertemuan itu digelar untuk menyerap masukan dan saran dari para tokoh, dan membahas berbagai langkah yang akan dilakukan untuk menangani warga Sumut di Papua. Mulai dari pemberian bantuan, penggalangan dana, kemungkinan pemulangan warga ke Sumut, tempat penampungan serta sarana dan prasarana lain yang dibutuhkan.

Seusai pertemuan, gubernur mengatakan, guna memastikan kondisi warga Sumut di Papua dan penanganan lebih lanjut, ia telah membentuk sebuah tim khusus. Wakil Gubernur Musa Rajekshah (Ijeck) ditunjuk sebagai ketua tim. Ijeck dan tim pun sudah diberangkatkan ke Papua pada Rabu (2/10). Pada tahap awal, mereka terlebih dahulu akan memastikan kondisi terkini daerah tersebut.

Setelah itu tim akan menghimpun data-data lainnya, antara lain jumlah warga Sumut yang berada di Papua, bantuan yang dibutuhkan serta langkah-langkahpenanganan yang perlu dilakukan. Tim khusus ini juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait di Papua untuk mempercepat penganganan warga Sumut.

Lebih lanjut gubernur mengatakan, pemprov sudah mempersiapkan segala kemungkinan yang dapat terjadi, termasuk opsi untuk memulangkan warganya dari daerah tersebut.

baca juga: Bantuan Untuk Perantau Minang di Wamena Capai Rp4,3 Miliar

"Perjalanan evakuasi adalah tanggungjawab Gubernur," tegas Edy.

Selanjutnya pemprov juga memersiapkan penggalangan dana atau material lain seperti pakaian dan makanan untuk bantuan bagi warga Sumut di Papua. Namun pelaksanaan opsi ini akan diputuskan setelah menerima laporan dari tim.(OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More