Kamis 03 Oktober 2019, 06:20 WIB

Hentakan Suryanation Motorland 2019 di Pulau Dewata

M Setiawan Alun Segoro | Otomotif
Hentakan Suryanation Motorland 2019 di Pulau Dewata

DOK. SETIAWAN
ROLLING THUNDER: Bikers di Pulau Bali dan sekitarnya melakukan rolling thunder menuju lokasi acara di Pantai Matahari terbit.

Beragam inspirasi yang diwujudkan dalam sebuah aksi nyata berupa karya motor custom yang punya ciri khas dan tentunya berkualitas.

LAPANGAN Pantai Matahari Terbit di Denpasar, Bali, menjadi saksi bisu perhelatan akbar ajang custom culture di Indonesia, Suryanation Motorland Battle 2019 Denpasar, yang memasuki seri keempat. Sebelumnya, berjalan tiga seri di tiga kota, yakni Medan, Palembang, dan Makassar.

Event tahunan yang sudah kelima kalinya dilakukan itu memesona belasan ribu pengunjung, Sabtu (28/9). Ajang itu menampilkan ratusan motor custom dan ratusan komunitas roda dua di wilayah Bali dan sekitarnya.

Ajang itu tampil memukau lewat penempatan konten-konten nan inspiratif penuh warna di dalamnya, terutama aneka konten menarik, bagi para pegiat custom movement di Tanah Air, khususnya di Pulau Bali dan wilayah lain.

"Tahun ini kami mengusung tema besar Inspiration in action. Beragam inspirasi yang diwujudkan dalam sebuah aksi nyata berupa karya motor custom yang punya ciri khas dan tentunya berkualitas," ungkap Suryanation Motorland Committee, Rizky Dwianto.

Sebanyak 151 motor custom menjadi peserta dari Custom Bike Contest, yang merupakan konten utama dari beragam konten yang tersedia di Suryanation Motorland Battle 2019 Denpasar. Motor-motor custom tersebut bertarung di sejumlah kelas yang dihadirkan, antara lain kategori di bawah 250 cc (U250 cc) dan di atas 250 cc (A250 cc).

Kelas-kelas tersebut ialah chopper/bobber U250 cc, scrambler/tracker U250 cc, cafe racer U250 cc, street cub/choppy cub U250 cc, dan sport free for all (FFA). Kemudian, kelas chopper/bobber A250 cc, scrambler/tracker A250 cc, dan FFA.

"Custom Bike Contest menjadi salah satu konten yang dinantikan para pegiat custom culture di Indonesia, di samping konten acara gim, booth apparel, dan juga F&B," ucap Rizky.

Best of the best region Bali

Setiap seri di setiap kota, Custom Bike Contest Suryanation Motorland Battle selalu memilih motor custom yang layak menjadi best of the best region dari 150 kontestan yang tampil. Muncul sebagai jawara best of the best region Bali tahun ini ialah motor custom berbasis Suzuki Thunder 250, garapan workshop Enggal Modified. Enggal merupakan peserta yang berasal dari Kota Banyuwangi, Jawa Timur.

Motor buatan Enggal yang mengusung konsep boardtracker berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, yaitu best of the best region Bali, dan free for all (FFA) untuk kategori di bawah 250 cc (U250 cc).

Sebenarnya motor yang semua proses pengerjaannya, mulai konsep hingga finishing, dipercayakan sepenuhnya kepada Enggal Modified ini ialah milik seorang dokter.

"Motor custom ini milik seorang dokter. Proses pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Sebelumnya, motor ini merupakan motor harian yang dipakai sehari-hari," imbuh Enggal di sela-sela pengumuman pemenang Custom Bike Contest.

Diakuinya, inspirasi dalam membuat motor yang dominan warna hitam, berbumbu cat, dan corak material kuningan ini banyak didapat dari majalah luar negeri dan riset internet. "Salah satu tantangan saat pengerjaan motor ini ialah untuk jalur rem dan koplingnya karena kabelnya harus dibuat masuk ke frame," tukas Enggal.

Motor sang dokter itu pun akan bersaing dengan best of the best dari kota lain untuk memenangi tiket berangkat ke Amerika Serikat, menjadi peserta dalam sebuah ajang custom culture bertaraf internasional. (S-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More