Rabu 02 Oktober 2019, 16:01 WIB

Menkeu RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Terbaru Bea Cukai

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Menkeu RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Terbaru Bea Cukai

DOK BEA CUKAI
Menkeu RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Terbaru Bea Cukai

 

Masih dalam rangkaian perayaan Hari Bea Cukai ke-73, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati juga berkesempatan untuk meresmikan museum dan perpustakaan baru milik Bea Cukai. 'Loka Wistara' merupakan julukan dari museum dan perpustakaan baru tersebut. Mueseim ini berada di Gedung Sulawesi lantai dasar Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengungkapkan bahwa sebelumnya Bea Cukai juga telah membangun museum dan perpustakaan. “Fase pertama di 2014, Seiring dengan perkembangan zaman dan mengingat pentingnya ilmu pengetahuan, maka Loka Wistara hadir untuk menyempurnakan museum tersebut dengan mengusung konsep penyatuan antara museum dan perpustakaan. Loka Wistara diharapkan menjadi suatu tempat rekreasi sekaligus menjadi wadah pembelajaran, pelestarian, penyimpanan, perawatan, serta penelitian benda dan dokumen bersejarah yang berkaitan dengan Bea Cukai,” jelas Heru.

Loka Wistara bercerita dalam bentuk ilustrasi tentang Bea Cukai dari masa ke masa dan memiliki berbagai koleksi. Di antaranya lebih dari 5.000 buku, uang kuno dalam berbagai seri, gambaran objek cukai di masa lalu.

Selain itu terdapat juga dokumen, surat-surat penting sejak zaman Belanda, koleksi foto, sarana prasarana yang pernah digunakan tempo dulu, koleksi senjata, miniatur kapal patroli, sejarah seragam dan atribut pegawai/pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari masa ke masa, cindera mata dari berbagi negara sahabat, serta berbagai benda bersejarah lainnya.

“Kami berharap kehadiran Loka Wistara ini dapat menjadi tempat pelestarian sejarah Bea Cukai. Sudah sepatutnya jika peninggalan yang bersejarah dapat dilestarikan dan disimpan dengan baik. Penting bagi generasi penerus untuk paham dan menghayati kisah panjang tersebut, baik dari sisi kelembagaan maupun dari sisi pelaksanaan tugas dan fungsi dari masa ke masa,” pungkas Heru. (RO/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More