Rabu 02 Oktober 2019, 17:10 WIB

Kuku Anda Cerminan Kesehatan Anda

Fathurrozak | Weekend
Kuku Anda Cerminan Kesehatan Anda

123rf
Kondisi kuku anda mencerminkan kondisi kesehatan tubuh anda.

DUA ahli kuku terkemuka Australia angkat bicara tentang masalah kuku dan kondisi kesehatan kita. Samantha Eisman, Konsultan Dermatologi di Sinclair Dermatology dan pakar kecantikan profesional Tracey Winder dari Mavala menjelaskan bagaimana mengidentifikasi dan menangani masalah umum, seperti punggung, bintik-bintik putih, dan pemisahan lempeng kuku.

Beberapa dapat diperbaiki dengan perubahan pola makan sederhana. Sementara yang lain menyarankan masalah kesehatan yang mendasarinya yang perlu perhatian segera.

1. Kuku runcing
Permukaan kuku atau permukaan yang tidak rata atau berlubang dapat dikaitkan dengan diet, gangguan kulit, dan penyakit.

"Punggungan sering menunjukkan kurangnya mineral sulfur dalam makanan Anda. Sulfur mineral tersedia dalam makanan kaya protein seperti daging, unggas, telur, dan susu," kata Winder dikutip dari Dailymail.

"Jika Anda seorang vegan, Anda bisa mendapatkan asupan mineral sulfur melalui bawang putih, bawang, kubis, mentimun, kecambah Brussel, lobak, kacang-kacangan, kale, selada, rumput, laut dan raspberry," sarannya. Dengan erosi kuku, penyebab utama di balik ini ialah psoriasis, eksim, alopesia, atau trauma.

2. Kuku kering, membelah, dan rapuh
Jika kuku Anda mudah patah, serpihan, atau kurang berkilau, kemungkinan besar penyebabnya, menurut Winder, kekurangan makanan, yang tidak hanya mencegah kuku tumbuh secara normal.

"Gangguan kuku ini juga dapat dikaitkan dengan kelelahan dan penyakit (seperti masalah metabolisme, anemia atau gangguan endokrin). Bahkan minum obat-obatan tertentu dapat menyebabkan trauma kuku. Kesehatan kuku kita juga memburuk seiring bertambahnya usia, jadi sesuatu yang perlu diingat seiring berlalunya waktu," lanjut Winder.

Vitamin A, B, C, D, dan E merupakan elemen yang paling penting untuk kuku sehat. Jadi pastikan diet Anda mencakup seluruh spektrum kelompok makanan. Mineral seperti kalsium, yodium, zat besi dan magnesium juga penting.

3. Bintik putih
Tanda putih pada kuku cenderung diakibatkan cedera atau trauma. Kondisi ini biasanya bukan karena masalah kesehatan. Penyebabnya gelembung udara kecil yang telah terperangkap di antara lapisan jaringan kuku.

Jika kuku kemudian rusak, muncul sebagai bintik-bintik putih atau garis-garis. Memar kuku ini, yang juga dikenal sebagai leukonychia, tidak dianggap memprihatinkan karena biasanya tumbuh sendiri, meskipun ini bisa memakan waktu hingga empat bulan.

4. Kuku lembut mengelupas
Kuku lunak yang mudah bengkok, terkelupas atau robek dapat disebabkan paparan bahan kimia tertentu atau gaya hidup yang tidak sehat. Winder mengatakan penyebab paling umum kuku lunak ialah penggunaan deterjen atau pelarut yang berkepanjangan, dan kekurangan nutrisi - khususnya, silicium.

Kuku lunak juga bisa disebabkan kurang tidur, olahraga, dan pola makan yang buruk. Untuk mencegah masalah ini, pastikan makanan Anda kaya akan silicium, mineral yang disamakan dengan 'sel semen,' karena membantu kuku tumbuh lebih cepat dan lebih tangguh.

5. Kuku sendok
Kuku sendok (koilonychia) adalah kuku lunak yang terlihat keluar. Bentuk kuku ini lebih sering terlihat pada anak kecil karena kukunya lunak dan tipis. "Pada orang dewasa, jika kuku memiliki bentuk cekung, ini dapat mengindikasikan gangguan medis, khususnya anemia yang kekurangan zat besi," kata Eisman kepada Body Soul.

Dia menambahkan masalah kuku seperti ini mungkin disebabkan kondisi lain seperti trauma pada ketinggian.

6. Pemisahan pelat kuku
Eisman menjelaskan pemisahan lempeng kuku (onikolisis) biasanya dimulai di ujung kuku dan berlanjut ke kutikula. Kuku yang lepas tampak putih-kuning karena udara telah terperangkap di lapisan antara lempeng kuku dan dasar kuku itu sendiri.

Dia mengatakan onikolisis sering disebabkan kondisi kulit seperti psoriasis, eksim atau infeksi kuku jamur. Bisa juga akibat obat-obatan seperti antibiotik tetrasiklin, sinar matahari, masalah tiroid. Masalahnya juga bisa muncul ketika kuku gel dikupas tanpa menggunakan bahan kimia yang tepat di salon kecantikan.

7. Sindrom kuku kuning
Yellow Nail Syndrome adalah kelainan langka yang menyerang kuku. Menurut Healthline, orang yang mengalami kondisi ini juga memiliki masalah sistem pernapasan dan limfatik dengan pembengkakan di bagian bawah tubuh mereka.

Eisman mengatakan sindrom ini dapat dilihat sebagai pertumbuhan kuku yang lambat, kelengkungan kuku yang berlebihan, dan tidak adanya pemisahan kutikula dan lempeng kuku. Dia menambahkan pelat kuku tidak selalu berwarna kuning tetapi dapat berkisar dari kuning pucat hingga oranye.

"Awalnya, beberapa kuku mungkin terpengaruh tetapi pada akhirnya, kedua puluh kuku itu akan terlibat," katanya.

8. Penebalan kuku
Penebalan kuku atau Onychogryphosis adalah kondisi kuku yang biasanya menyerang lansia. Biasanya muncul sebagai penebalan dan pengerasan pelat kuku, dengan kuku besar, biasanya dalam bentuk seperti tanduk domba jantan.

"Ini terkait dengan trauma, alas kaki yang tidak pas, penelantaran, gangguan sirkulasi perifer seperti penyakit Vaskular Peropheral, dan kerusakan saraf," kata Eisman. Ada saat-saat kondisi tersebut bisa menjadi tanda psoriasis. (M-3)

Baca juga : Curhatan Kehidupan Lukas Graham

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More