Rabu 02 Oktober 2019, 13:50 WIB

JDE Jadi Ajang Pertemuan Koreografer Dari Masa Ke Masa di TIM

Mediaindonesia.com | Humaniora
JDE Jadi Ajang Pertemuan Koreografer Dari Masa Ke Masa di TIM

MI/Usman Iskandar
Ilustrasi

 

Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki bekerja sama dengan Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta menyelenggarakan acara kolaborasi tari yang dilaksanakan selama dua hari. Yaitu pada 5 dan 6 Oktober 2019 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki.

"Selama dua hari pementasan Jakarta Dance Extravaganza (JDE) ini, kita diajak untuk melihat kembali sekelumit sejarah tumbuhnya seni di Taman Ismail Marzuki. Mereka yang akan tampil di JDE ini, ada yang telah ada sejak TIM berdiri. Ada koreografer senior kerap berkarya di TIM, dan ada juga koreografer muda yang sering berlatih dan pentas di areal TIM, dan masih banyak yang lainnya,” jelas Kadisparbud DKI Jakarta, Edy Junaedi dalam keterangan resmi, Rabu (2/10).

Senada dengan hal itu, Rusdy Rukmarata selaku Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta juga menyampaikan harapannya akan acara ini.

"Keikutsertaan koreografer dan penari lintas genre dan lintas zaman dalam acara ini, saya yakin akan membuahkan harapan baru. Bahwa kalau kita bekerja sama, saling mendukung dan sering berbagi panggung bersama, dunia tari Indonesia pasti akan diperhitungkan. Bahkan, bisa menjadi primadona di dunia tari internasional," kata Rusdy.
 
Imam Hadi Purnomo, Kepala Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki memiliki harapan besar terhadap acara ini.

"Jakarta Dance Extravaganza ini adalah salah satu bukti adanya kolaborasi yang sangat harmonis dalam dunia seni. Kami berharap dan terus mendoakan agar kerja sama ini bisa berlanjut setelah adanya revitalisasi TIM dan sampai seterusnya, demi kemajuan dunia seni Indonesia," harapnya.

baca juga: Indonesia Miliki Jamur Pangan Fungsional yang Berpotensi Tinggi

Selama Jakarta Dance Extravaganza, terdapat 10 kelompok tari yang akan tampil dengan latar belakang yang berbeda. Dalam rangkaian acara JDE juga akan dilaksanakan kegiatan diskusi tari pada 6 Oktober 2019 di Lobi Teater Besar dengan tema Revitalisasi Tari di Jakarta, dengan nara sumber Aiko Senosoenoto, Rury Nostalgia, Frans Sartono dan moderator Tommy F. Awuy. (OL-3)

 

 

Baca Juga

Dok.MI

Penanganan Kanker Paru-Paru saat Pandemi

👤(Ata/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 02:10 WIB
DOKTER Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi dari RSUP Persahabatan Sita Laksmi Andriani mengungkapkan perbedaan signifikan antara...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Diabetesi Wajib Monitor Gula Darah

👤(Ata/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 02:00 WIB
ORANG-ORANG dengan riwayat penyakit kronis (komorbid) memiliki risiko terkena komplikasi serius...
Ilustrasi-Freepik

Gonore Sulit Terdeteksi Berbahaya untuk Ibu Hamil

👤 (Ifa/H-2) 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 01:55 WIB
PENYAKIT infeksi menular seksual (IMS) Gonore (GO) atau dikenal juga dengan istilah pilek pada alat kelamin, berbahaya jika tidak segera...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya