Rabu 02 Oktober 2019, 10:05 WIB

Unjuk Rasa Nyampah 20,2 Ton

Put/Ssr/J-2 | Megapolitan
Unjuk Rasa Nyampah 20,2 Ton

ANTARA FOTO/Oscar Motuloh/wsj
Petugas PPSU membersihkan sampah pascaaksi unjuk rasa di kawasan Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

 

DAMPAK negatif akibat demonstrasi yang terjadi di Jakarta hari Senin (30/9) menyisakan sampah sebanyak 20,2 ton! Namun, semua sampah sudah diber-sihkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Untuk melakukan pembersihan sampah, DLH mengerahkan 245 petugas kebersihan dari tiga wilayah, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan petugas kebersihan langsung membersihkan sampah di lokasi-lokasi demo begitu kondisi sudah tenang dan aman.

“Itu semua dikerjakan. Jadi, dari semalam mereka semua bekerja. Tim kebersihan bekerja all out. Kita mengerahkan lebih dari 200 orang. Mereka bertahan di dalam kompleks Gelora Bung Karno sampai kondisi sudah tenang. Begitu kondisi tenang, mereka langsung membersihkan semuanya,” kata Anies, di Monas, Jakarta, kemarin.

Kepala DLH DKI Jakarta Andono Warih dalam keterangan tertulisnya, kemarin, menyebutkan timbunan sampah pascakegiatan penyampaian pendapat pada Senin, (30/9), tersebar di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. “Tapi pagi ini, semua lokasi tersebut telah kembali bersih,” kata Andono.

Di wilayah Jakarta Pusat, konsentrasi timbunan sam-pah berada di sekitaran Gedung MPR/DPR, Manggala Wanabakti, Slipi, Semanggi, Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Penjernihan, kolong Pejompongan, dan di depan Polsek Tanah Abang.

“Volume sampah yang dikumpulkan mencapai 58 meter kubik atau sekitar 13 ton. Jenis sampahnya berupa batu/puing serta sisa makanan dan minuman. Personel yang dikerahkan sebanyak 100 orang dari Sudin LH Jakarta Pusat,” ujar Andono.

Sebanyak 15 unit road sweeper (kendaraan penyapu jalan otomatis), 10 unit truk sampah jenis typer, dan 4 unit pikap pengawas kebersihan kota dikerahkan untuk membersihkan sampah di wilayah ini.

Kegiatan penanganan sampah dilakukan sejak pukul 00.00 WIB dan selesai pukul 04.00 (1/10). “Pagi ini, petugas hanya tinggal melakukan pembilasan,” tambahnya.

Di wilayah Jakarta Barat konsentrasi timbunan sampah berada di 5 lokasi sekitaran Palmerah, yaitu Jalan Palme-rah Utara, Jalan S Parman Bundaran Slipi, Jalan S Parman Tomang Raya, Jalan KS Tubun, dan Jalan Kemanggisan Utama.

Volume sampah yang dikumpulkan mencapai 28 meter kubik atau sekitar 6,2 ton. Jenis sampahnya berupa batu/puing, bekas bakaran, kaca dan botol, serta sisa makanan dan minuman.

Personel yang dikerahkan sebanyak 115 orang dari Sudin LH Jakarta Barat. Sebanyak 4 unit road sweeper, 1 unit truk sampah jenis compactor, 1 unit truk sampah jenis typer, 8 unit pikap pengawas kebersihan kota dikerahkan untuk membersihkan sampah di area ini.

Sementara itu, di wilayah Jakarta Selatan konsentrasi timbunan sampah berada di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, dan Taman Semanggi.

Volume sampah yang dikumpulkan mencapai 4 meter kubik atau sekitar 1 ton. Jenis sampahnya berupa batu/puing, serta sisa makanan dan minuman.
Personel yang dikerahkan sebanyak 30 orang yang terdiri atas 14 orang Sudin LH Jakarta Selatan dan 16 orang PPSU Kelurahan Karet Semanggi. (Put/Ssr/J-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More