Rabu 02 Oktober 2019, 09:36 WIB

PKS Siap Cari Pengganti Syaikhu

Putri Anisa Yuliani | Politik dan Hukum
PKS Siap Cari Pengganti Syaikhu

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Kader PKS Ahmad Syaikhu (tengah)

 

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) siap mencari pengganti calon wakil gubernur DKI Ahmad Syaikhu. Hal itu dilakukan apabila mantan wakil Wali Kota Bekasi itu lebih memilih menjadi anggota DPR RI daripada melanjutkan proses pemilihan wagub di DPRD DKI.

Diketahui, Syaikhu ada bersama 575 anggota DPR RI 2019-2024 yang dilantik kemarin. Sementara itu, saat ini posisi Syaikhu masih menjadi cawagub DKI bersama Agung Yulianto. Kedua kader PKS itu diajukan menjadi cawagub oleh PKS dan Partai Gerindra sebagai partai pengusung pemenang Pilkada 2017.

Ketua Fraksi PKS M. Arifin menegaskan DPW PKS DKI Jakarta sudah memiliki beberapa nama alternatif untuk menggantikan Syaikhu di pemilihan wagub. Sebab, UU No 10/2016 menegaskan harus ada dua calon wagub yang akan dipilih oleh DPRD saat ada wagub yang mengundurkan diri atau meninggal atau dicopot dari jabatannya karena kasus kriminal.

Namun demikian, Arifin enggan menyebut nama-nama tersebut karena masih menghormati Syaikhu yang hingga kini belum mengundurkan diri dari posisi cawagub.

"Yah, pasti ada lah. Sudah disiapkan alternatif-alternatif itu. Andaikan (mengundurkan diri dari cawagub). Tapi kan kita nggak bisa berandai-andai. Yah, sebagai partai politik pasti kita sudah menyiapkan nama penggantinya beberapa pilihan," ujar Arifin di Gedung DPRD DKI, Selasa (1/10).

Baca juga: PKS Tangkis Cawagub DKI dari Gerindra

Sementara itu, Fraksi PKS juga berfokus pada penekanan agar agenda rapat pimpinan gabungan (rapimgab) pemilihan wagub DKI dapat menjadi prioritas di DPRD DKI.

Menurutnya dari hasil pembahasan tata tertib dewan, proses pemilihan wagub DKI tinggal membentuk panitia pemilihan dan menentukan waktu pemilihan melalui rapimgab. Dari pembahasan tersebut pula sudah ditetapkan tata tertib pemilihan wagub akan menggunakan tata tertib yang sudah disusun oleh Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub di DPRD periode sebelumnya.

"Kita minta segera dibahas. Jadi setelah penetapan pimpinan dewan definitif sudah mulai diagendakan rapimgab pembahwasan calon cawagub. Kita minta disegerakan. Ya, sebelum berakhir tahun 2019, Pak Gubernur sudah nggak jomblo lagi," tukasnya.

Peran wagub harus segera terisi sebab sudah satu tahun lebih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin ibu kota sendiri setelah Sandiaga Uno undur diri untuk ikut Pilpres 2019.

Arifin menyebut peran wagub akan semakin melengkapi kinerja Anies Baswedan.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More