Selasa 01 Oktober 2019, 18:36 WIB

400 Pelajar Terjaring di Kota Bekasi Selama Demo

Gana Buana | Megapolitan
400 Pelajar Terjaring di Kota Bekasi Selama Demo

Antara/Risky Andrianto
Aparat menghalau pelajar yang akan mengikuti demonstrasi

 

SEBANYAK 400 orang pelajar tingkat STM ditangkap aparat kepolisian Metro Kota Bekasi sepanjang demonstrasi yang berlangsung di sejumlah tempat. Mereka terjaring lantaran hendak ikut berunjuk rasa ke gedung DPR/MPR RI di Jakarta beberapa hari terakhir ini.

“Pelajar yang tertangkap berasal dari berbagai daerah, namun ditangkap di Kota Bekasi,” ungkap Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi Aris Setiawan, Selasa (1/10).

Aris menjelaskan, dalam penangkapan tercatat pelajar asli Kota Bekasi mencapai 200 orang, sedangkan sisanya berasal dari Kabupaten Bekasi, Karawang, bahkan ada dari Jawa Tengah seperti Salatiga, Purworejo, dan wilayah lainnya.

Mereka terjaring razia saat berada di stasiun maupun jalan-jalan protokol ketika menumpang mobil bak terbuka. Rupanya, banyak pelajar yang sengaja membolos demi ikut berdemo.

Baca juga : Pelajar Jangan Mau Dijadikan Tameng Perusuh Berkedok Demo

“Namun, setelah didata dan dibina, ratusan pelajar tersebut dipulangkan dengan catatan dijemput oleh orang tuanya,” jelas Aris.

Ia mengaku, saat ini KPAD Kota Bekasi bersama dengan PPA Polres Metro Bekasi Kota, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi serta Disdik Kota Bekasi bersinergi berdasarkan tugas pokok dan fungsi setiap instansi untuk mencegah pergerakan pelajar menuju ke gedung DPR.

“Namun masih banyak yang terjaring, media sosial punya peran yang luar biasa, dari sekedar identitas, jatidiri, bahkan role model negatif yang menjadi kebanggaan demo ala anak STM,” kata dia.

Kasubbag Humas Polres Metro Kota Bekasi, Kompol Erna Ruswing mengakui saat ini pelajar sudah dipulangkan. Penangkapan dilakukan aparat agar para pelajar tidak ikut berdemonstrasi di gedung DPR RI.

“Hanya untuk pengamanan, setelah didata kami bina dan minta para orang tua menjemput mereka,” tandas Erna. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More