Selasa 01 Oktober 2019, 13:27 WIB

Tembakkan Gas Air Mata ke Atma Jaya, Polisi: Mungkin Refleks

Tri Subarkah | Megapolitan
Tembakkan Gas Air Mata ke Atma Jaya, Polisi: Mungkin Refleks

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Pelajar dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di belakang gedung MPR/DPR

 

AKSI unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (30/9), berakhir ricuh. Hal itu bermula saat aparat kepolisian memukul mundur massa aksi sambil menembaki gas air mata hingga ke kampus Universitas Katolik Atma Jaya di kawasan Semanggi.

Padahal, kampus Atma Jaya dijadikan posko bagi korban dan tim medis saat aksi unjuk rasa.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan penembakan gas air mata ke kampus Atma Jaya merupakan refleks dari aparat kepolisian.

Baca juga: Pascademo, DLH Bersihkan 20 Ton Sampah

"Mungkin polisi refkleks karena melihat massa berlarian ke sana," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (1/10).

Menurut Argo, tidak ada maksud dari polisi yang bertugas untuk menembakan gas air mata ke arah posko medis di Unika Atma Jaya.

"Polisi tidak bermaksud menembak gas air mata ke arah posko farmasi Atma Jaya," kata Argo. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More