Senin 30 September 2019, 20:45 WIB

Panglima TNI: Perbedaan Menjadi Kekuatan dalam Pembangunan

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Panglima TNI: Perbedaan Menjadi Kekuatan dalam Pembangunan

Antara/ M Risyal Hidayat
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) melakukan inspeksi pasukan

 

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami cobaan. Diharapkan bangsa ini tetap teguh menjaga persatuan dan kesatuan demi kejayaan Indonesia.

Demikian sambutan Panglima TNI melalui Kepala Staf TNI AL Laksamana Siwi Sukma Adji disela-sela acara Doa Bersama HUT ke-74 TNI dan Untuk Pahlawan Revolusi, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (30/9) malam.

Acara tersebut dihadiri Kepala Staf TNI AU Marsekal Yuyu Sutisna, Wakil Kepala Staf TNI AD Letjen Tatang Sulaiman, Wakil Kapolri Komjen Ari Dono Sukmanto, pendakwah Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, para ulama, serta sejumlah pejabat utama dan ratusan personelTNI/Polri.

"Kita harus menghargai dan menghormati, menyadari perbedaan dan menjadikan kekuatan, serta bahu membahu dalam pembangunan," ujar Hadi.

Hadi menambahkan, para pendiri bangsa sesungguhnya telah menyadari hal tersebut dan akhirnya menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan, serta bagian dari komponen banhsa. Menurut dia, TNI pun memiliki kewajiban untuk menjalin sinergitas dengan komponen lainnya.

"Kita harus bersama-sama memanfaatkan setiap potensi yang ada untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan bersama. Tidak boleh ada yang tertinggal dan dan terpinggirkan atau tertinggal sama sekali," pungkasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More