Senin 30 September 2019, 20:02 WIB

Polda Metro Jaya Tepis Tudingan Ananda Badudu

Aries Witjaksena | Politik dan Hukum
Polda Metro Jaya Tepis Tudingan Ananda Badudu

MTVN/Faisal Abdalla
Polda Metro Jaya

 

Kepala Unit IV Sub direktorat Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rovan Richard Mahenu menepis pernyataan Ananda Badudu yang menyebut mahasiswa yang diamankan Polda Metro Jaya tidak mendapat pendampingan hukum.

Menurut Rovan, pihak Polda sudah menyampaikan bukti-bukti bahwa pernyataan Ananda Badudu tidak berdasar. Dari saksi-saksi mahasiswa yang sudah bertemu Ananda yaitu nabil dan fatih bahwa mereka diperlakukan baik dan ada pendampingannya.

Ia menjelaskan, dari dokumen yang ditunjukan ke media bahwa ada surat penunjukan kuasa hukum. "Tim media kita ajak untuk melihat ruangan resmob untuk membuktikan bahwa tidak ada mahasiswa yang banyak seperti pernyataan ananda badudu yang katanya banyak," ujarnya.

Baca juga: Ananda Badudu Merasa Beruntung

Selain itu, lanjutnya, rekaman cctv saat Ananda datang ke resmob membuktikan bahwa dia tidak ada bertemu dengan mahasiswa yang banyak. "Janganlah sebagai public figure memberikan penyataan yang memprovokasi masyarakat. Janganlah pake nangis-nangis untuk mendukung penyataannya itu. Harusnya memberikan statement yang menyejukkan agar masyarakat tidak diadu dengan polisi."

Sebelumnya, usai dipriksa atas dugaan memberikan dana untuk aksi demonstrasi Mahasiswa, Ananda mengaku merasa lebih beruntung karena masih banyak mahasiswa yang diproses di kepolisian tanpa pendampingan.

“Saya salah satu orang yang beruntung punya privilege untuk bisa segera dibebaskan. Tapi di dalam saya lihat banyak sekali mahasiswa yang diproses tanpa pendampingan, diproses dengan cara-cara tidak etis. Mereka butuh pertolongan lebih dari saya.” (OL-4)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Kepmendagri tidak Larang Ojek Beroperasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 31 Mei 2020, 20:35 WIB
Plt Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori menjelaskan, dalam Kepmendagri, sama sekali Mendagri Tito Karnavian tidak melarang ojek...
MI/ARYA MANGGALA

NasDem : Penggantian PSN Perlu Pertimbangan Sistem Pertahanan

👤Teguh Nirwahyudi 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:54 WIB
KEMENTERIAN Koordinator Perekonomian mengusulkan penggantian Proyek pesawat R80 dan N245 menjadi proyek drone dalam usulan Proyek Strategis...
MI/Susanto

Ketua Komisi I Desak Pemerintah Lindungi WNI di AS

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:33 WIB
Dia meminta perwakilan pemerintah RI di AS untuk menghubungi WNI yang ada di sana secara acak untuk memastikan kondisi keamanan mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya