Senin 30 September 2019, 18:43 WIB

Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan Ribuan Barang Hasil Penindakan

mediaindonesia.com | Nusantara
Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan Ribuan Barang Hasil Penindakan

Istimewa/Bea Cukai
Pemusnahan 2.466 minuman beralkohol dengan perkiraan nilai barang Rp2,4 miliar di Kantor Kejaksaan Negeri Yogyakarta.

 

BEA Cukai dan Kejaksaan Negeri Yogyakarta memusnahkan 2.466 minuman beralkohol atau menuman keras ilegal dengan perkiraan nilai barang Rp2,4 miliar di Kantor Kejaksaan Negeri Yogyakarta, pada Rabu (25/9).  

Ribuan botol minuman keras tersebut merupakan hasil penindakan petugas Bea Cukai Yogyakarta terhadap sebuah ruko yang berlokasi di Ngampilan, Yogyakarta pada 14 Januari 2019 lalu.

Berdasarkan penyidikan yang dilakukan petugas Bea Cukai, diketahui terdapat 508 botol miras tidak dilekati pita cukai (polos) dan 1.958 botol miras dilekati pita cukai palsu sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp218.594.600.

Pengadilan Negeri Yogyakarta telah mengadili dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pelaku dengan pidana denda sebesar Rp437.189.200 dan menetapkan barang bukti berupa MMEA dirampas untuk dimusnahkan.

“Terdakwa pelaku telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana di bidang cukai, yakni menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Sucipto.

"Tindakan tersebut melanggar Pasal 54 Undang-undang nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Undang-undang nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Sucipto. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Olha Mulalinda

Kasus Positif Covid-19 di Sorong Jadi 50 Orang

👤Martinus Solo 🕔Jumat 29 Mei 2020, 08:26 WIB
Rudy mengungkapkan, sebagian besar dari mereka terpapar akibat transmisi lokal. Bahkan lebih meningkat dibandingkan kasus dari riwayat...
ANTARA/Anindira Kintara

Cegah Covid-19, Pengawasan di 20 Pelabuhan Tikus Babel Diperketat

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 29 Mei 2020, 07:30 WIB
Pihak berwenang berhak mencegah masyarakat yang datang ke Babel, jika tidak memenuh prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan sesuai...
MI/Ramdani

Siapkan Inovasi Pascawabah

👤Pra/Ths/X-6 🕔Jumat 29 Mei 2020, 07:10 WIB
Pandemi ini akan mengubah tren pariwisata di dunia. Isu kesehatan, kebersihan, keamanan, serta keamanan akan jadi pertimbangan utama bagi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya