Senin 30 September 2019, 16:45 WIB

Chevron Bangun Fasilitas Kesehatan untuk Korban Bencana di Lombok

mediaindonesia.com | Nusantara
Chevron Bangun Fasilitas Kesehatan untuk Korban Bencana di Lombok

Istimewa
Bentuk pembangunan sebuah Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

 

GUNA membantu pemulihan pascabencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Chevron dan para karyawannya menyalurkan bantuan berupa pembangunan sebuah Puskesmas Pembantu (Pustu).

Fasiltas kesehatan yang akan dibangun merupakan Pustu pertama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menyediakan layanan dokter, perawat, dan bidan di satu lokasi. Lokasi pembangunannya di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, sekitar 33 km sebelah utara Kota Mataram.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) Pustu tersebut dilaksanakan pada Senin, 30 September 2019. Acara tersebut dihadiri Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, Sr. Vice President Corporate Affairs Chevron Wahyu Budiarto, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Nasyith Majidi, dan beberapa tokoh masyarakat.

”Saya menghaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada Chevron yang telah bersedia membantu masyarakat kami di Lombok Utara melalui Pustu plus ini,” kata Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dalam sambutannya.

Dia juga berharap sinergi dan keberpihakan ini akan terus berlanjut agar masyarakat Lombok lebih cepat bangkit maju dan mandiri.

Dana pembangunan Pustu tersebut berasal dari sumbangan para karyawan Chevron yang bekerja di Riau, Kalimantan Timur, dan Jakarta.

Melalui sebuah insiatif internal yang diberi nama Program Chevron Berbakti, sumbangan yang terkumpul dari karyawan kemudian ditambahkan dengan jumlah yang sama oleh Perusahaan, atau dikenal dengan skema matching fund.

”Sumbangan tersebut merupakan wujud empati dan kepedulian karyawan Chevron terhadap saudara-saudara kita di Lombok yang tertimpa bencana. Pasca bencana, fasilitas kesehatan yang memadai sangat diperlukan, terutama bagi ibu dan anak-anak," tutur Wahyu Budiarto selaku Sr. Vice President Corporate Affairs Chevron.

Dalam masa tanggap darurat setelah kejadian pada tahun lalu, Chevron juga bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan dari perusahaan ke Lombok melalui lembaga nirlaba internasional Mercy Corps dan Save the Children.

Selain itu, di bawah koordinasi SKK Migas, Chevron bersama Kontraktor Kerja Sama (KKKS) lainnya menyalurkan bantuan obat-obatan, tim medis, dan bahan makanan.

Program di bidang kesehatan, lanjut dia, selaras dengan fokus program-program investasi sosial Perusahaan. Tidak hanya di Lombok, hasil sumbangan karyawan Chevron juga disalurkan untuk membangun fasilitas serupa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang terdampak bencana gempa bumi dan tsunami pada tahun lalu.

Untuk pembangunan Pustu di Lombok ini, Chevron menggandeng Dompat Dhuafa sebagai mitra pelaksana.

”Kami sangat bersyukur, kerja sama program Pustu Plus Chevron ini, bergulir dengan cepat dan tidak panjang birokrasi. Mohon doanya agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan target,” kata Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Nasyith Majidi.

Bangunan Pustu dirancang dengan struktur yang ramah gempa; mudah diakses bagi penyandang disabilitas dan orang-orang berusia lanjut; serta memperhatikan prosedur standar keselamatan. Lama pembangunan diperkirakan maksimal lima bulan.

’’Untuk kesinambungan jangka panjang, kami tentu membutuhkan dukungan dari Pemkab Lombok Utara, terutama Dinas Kesehatan, melalui penyediaan tenaga kesehatan yang diperlukan, pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas secara baik. Dukungan juga kami harapkan dari aparat desa setempat,” kata Wahyu Budiarto.

Chevron adalah salah satu perusahaan energi terintegrasi dunia terdepan dan melalui unit usahanya di Indonesia, telah beroperasi di negeri ini selama 95 tahun.

Dengan inovasi dan komitmen karyawan kami yang sangat terampil dan berdedikasi, Chevron, melalui unit usaha PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI), menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia.

Dari lapangan-lapangan minyak yang dikelola di Riau, PT CPI telah memproduksi lebih dari 12 miliar barel minyak demi memenuhi kebutuhan energi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam mengoperasikan blok migas, PT CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas berdasarkan kontrak bagi hasil atau Production Sharing Contract (PSC). Informasi lebih lanjut mengenai operasi PT CPI dapat diakses melalui www.indonesia.chevron.com. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More