Senin 30 September 2019, 12:45 WIB

Parlemen Segera Berganti Wajah

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Parlemen Segera Berganti Wajah

MI/Susanto
Anggota DPR dari Partai NasDem Johnny G Plate

 

KEANGGOTAAN DPR RI periode 2014-2019 akan segera berakhir. Anggota DPR dari Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan, DPR periode 2019-2024 ke depan membutuhkan figur pimpinan yang dapat mengubah wajah DPR.

"Tentu memilih tokoh-tokoh yang dibutuhkan DPR RI, bukan hanya out looking (penampilan luar), pimpinan yang bisa membantu untuk DPR RI rebranding politik," kata Johnny sebelum Rapat Paripurna terakhir anggota dewan periode 2014-2019, Senayan, Jakarta, Senin (30/9).

Menurut Johnny, saat ini, DPR masih memiliki citra yang negatif di mata publik.

Buruknya penilaian terhadap anggota DPR 2014-2019, dikatakan Johnny, bukan karena kinerja tetapi karena lemahnya komunikasi politik pimpinan.

Baca juga: Anak Muda Dituntut Berperan Besar di DPR

Untuk itu, DPR perlu melakukan rebranding dengan cara memilih calon pimpinan dengan kompetensi yang memadai diimbangi dengan integritas yang baik.

Selain itu, pimpinan DPR ke depan juga harus memiliki jaringan yang luas. Hal tersebut juga berlaku bagi Ketua MPR.

"Menjalin komunikasi dengan baik dalam rangka menjadikan MPR sebagai lembaga permusyawaratan, bukan lembaga voting. Apalagi MPR RI memiliki peranan cukup strategis di waktu mendatang," tegas politikus asal NTT ini.

Di sisi lain, Johnny mengatakan saat ini partainya tengah menyusun Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Dia enggan membocorkan siapa yang bakal diusulkan akan menjadi Ketua DPR RI lima tahun ke depan.

"AKD akan kami bicarakan. Lobi-lobi sudah. Karena sekali lagi, ini dalam rangka rebranding DPR RI dari sebelumnya dianggap kurang berkualitas," pungkasnya.

Berdasarkan UU MD3, parpol dengan perolehan suara terbanyak akan menduduki kursi Ketua DPR.

NasDem seblumnya menyatakan mendukung Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI. Johnny menilai Puan layak menduduki kursi Ketua DPR. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More