Senin 30 September 2019, 11:50 WIB

Polisi Pastikan Selidiki Kematian Dua Mahasiswa secara Transparan

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Polisi Pastikan Selidiki Kematian Dua Mahasiswa secara Transparan

MI/Saskia Anindya Putri
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal

 

KAPOLDA Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Merdisyam mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan penyelidikan dan mengungkapkan kasus kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo secara transparan terbuka dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah secara hukum.

"Tetapi proses ini akan dilakukan dengan komitmen yang tegas bahwa akan dilakukan secara transparan terbuka," kata Merdisyam di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/9).

Dia menambahkan penyelidikan itu dilakukan oleh tim investigasi gabungan Polri, Ombudsman RI, Komnas HAM, pihak Universitas hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).

"Paling penting bagaimana kita berupaya bisa mengungkap permasalahan ini secara jelas sehingga masyarakat akan tahu," sebutnya.

Menurut Merdisyam, untuk hasil penyelidikan itu tim investigasi gabungan yang nanti akan menyampaikan. Namum, ia memastikan situasi dan kondisi di Sultra telah kondusif.

"Kembalikan kondisi yang sempat kemarin terjadi setelah kasus-kasus tanggal 24. kita bersama-sama dengan masyarakat berupaya mengembalikan situasi kondusif," terangnya

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah meminta Karo Provost Divisi Propam Polri Brigjen Hendro Pandowo dan Inspektur Wilayah Itwasum Polri Brigjen Denni Gabriel, untuk memeriksa adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh personel Polda Sultra atau Polres Kendari dalam penanganan aksi demo mahasiswa.

"Saat ini bapak Kapolri sudah mengirimkan dua tim. Satu tim propam dan satu dari inspektorat pengawasan umum," Kadiv Humas Polri, Muhammad Iqbal.

Oleh karena itu, Iqbal berharap masyarakat menunggu dan percaya terhadap proses penyelidikan penyebab kematian korban dan pelaku penembakan kepada tim investigasi bentukan Kapolri tersebut.

"Penyelidikan dilakukan secara ilmiah. Dua orang ini bekerja untuk memastikan apakah ada kesalahan SOP dan lain-lain. Percayakan kepada kami, kepada tim investigasi gabungan untuk melakukan penyelidikan secara scientific," pungkas Iqbal. (OL-09)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Kepmendagri tidak Larang Ojek Beroperasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 31 Mei 2020, 20:35 WIB
Plt Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori menjelaskan, dalam Kepmendagri, sama sekali Mendagri Tito Karnavian tidak melarang ojek...
MI/ARYA MANGGALA

NasDem : Penggantian PSN Perlu Pertimbangan Sistem Pertahanan

👤Teguh Nirwahyudi 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:54 WIB
KEMENTERIAN Koordinator Perekonomian mengusulkan penggantian Proyek pesawat R80 dan N245 menjadi proyek drone dalam usulan Proyek Strategis...
MI/Susanto

Ketua Komisi I Desak Pemerintah Lindungi WNI di AS

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 17:33 WIB
Dia meminta perwakilan pemerintah RI di AS untuk menghubungi WNI yang ada di sana secara acak untuk memastikan kondisi keamanan mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya