Senin 30 September 2019, 08:15 WIB

Kualitas Gambut Kita tidak Sehat Lagi

Indriyani Astuti | Humaniora
Kualitas Gambut Kita tidak Sehat Lagi

MI/Usman Iskandar
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal

 

SEHARUSNYA kita bisa lebih awal mengantisipasi supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Prediksi BMKG tahun ini, pada pertengahan Juni pengaruh El Nino terhadap musim kemarau bisa dikatakan tidak ada, sampai dengan akhir tahun juga.

Namun, alam memang kompleks. Ketika El Nino tak terlalu berpengaruh pada kemarau, ternyata tahun ini suhu air laut rendah sehingga pembentukan awan hujan sangat sulit. Saat terjadi kebakaran hutan dan lahan, sulit memadamkan.

Meski demikian, BMKG telah memetakan sejak 1950 hingga 1980 kejadian El Nino hanya terjadi lima tahun sekali. Belakangan ini, karena perubahan iklim, El Nino terjadi dua hingga tiga tahun sekali. Semakin sering. Karena itu, kesiapsiagaan kita diperlukan. Untuk tahun ini El Nino tidak ada, kemaraunya normal, tetapi suhu air laut lebih dingin sehingga uap air enggan lepas menjadi awan hujan. Itu membuat kemarau panjang tanpa hujan.

Kejadian karhutla terutama di lahan gambut makin sering terjadi dalam kurun 18 tahun terakhir. Ini ada apa? Karena kualitas gambut kita dulu masih sehat. Ketika gambut sehat (berair), sangat sulit terbakar. Namun, saat sudah rusak, tidak ada api pun lahan gambut lebih mudah terbakar. Pada musim kemarau, tinggi muka air gambut merosot tajam. Ini yang perlu mendapatkan perhatian ekstra.

BMKG juga melihat karhutla lebih sering ketimbang dulu. Karhutla turut mempercepat laju perubahan iklim. Saat karhutla terjadi, ada partikel udara dan gas yang melepaskan karbon dioksida (CO2) dan karbon tetraoksida (CO4) naik ke udara. Gas itu turut berperan meningkatkan efek rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. (Ind/X-8)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More