Senin 30 September 2019, 00:25 WIB

Tagana Perkuat Mitigasi Bencana

MI | Nusantara
Tagana Perkuat Mitigasi Bencana

DOK KEMENSOS
Jambore Tagana

 

INDONESIA ke depan harus terus memperkuat mitigasi bencana berbasis masyarakat melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Kampung Siaga Bencana. Pasalnya, ancaman bencana terus ada, mulai gempa bumi, tsunami, gunung meletus, hingga banjir bandang. 

“Untuk itu, kami terus meningkatkan kemampuan Tagana, di antaranya melalui jambore. Tahun ini kerja Tagana difokuskan pada upaya mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah bencana dengan menjaga alam,” tutur Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, di Pasuruan, Jawa Timur. 

Kemarin, Menteri membuka Jambore dan Bakti Sosial Tagana 2019 yang berlangsung 25-29 September. Kegiatan bertema Tagana menjaga alam dihadiri 2.750 Tagana dari seluruh Indonesia, perwakilan ASEAN Malaysia, Brunei Darus­salam, dan Myanmar. 

Hadir pula perwakilan NGO nasional dan internasional, delegasi Kampung Siaga Bencana, Pilar-Pilar Sosial, dan relawan kebencanaan lainnya.  “Jambore dan Bakti Sosial Tagana 2019 ialah momentum personel Tagana meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam penanggulangan bencana. Ini juga menjadi wadah para relawan di ASEAN bertemu dan berbagi pengalaman,” tambahnya.
 
Menteri juga menambahkan Tagana Jawa Timur telah memulai gerakan untuk menjaga alam. Mereka menyemai bibit pohon keras untuk dibagikan ke masyarakat di 38 kota dan kabupaten.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Tagana ikut mengurangi penggunaan sampah plastik.  “Masih banyak masyarakat yang harus diedukasi sehingga sadar bahaya sampah plastik,” tambahnya. 

Di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kantor SAR Maumere melatih 29 warga untuk bisa melaksanakan pertolongan di permukaan air. Mereka resmi direkrut menjadi anggota SAR. (BN/PT/N-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More