Minggu 29 September 2019, 16:30 WIB

KIBIF Edukasi Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
KIBIF Edukasi Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Dok. KIBIF
Perayaan HUT ke24 KIBIF

 

PT Estika Tata Tiara Tbk (KIBIF)  merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24  bertajuk “#KIBIF 24 TAHUN MEMBERI” di arena Car Free Day (CFD), di depan  Stasiun MRT Sudirman Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (29/9).

Perayaan  ditandai kampanye gerakan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (eco-friendly bag),  demo masak, dan tarian Zumba yang melibatkan konsumen dan komunitas KIBIF serta masyarakat  yang ada di arena  CFD.

“Kami akan terus mengedukasi konsumen tentang cara  bijak berbelanja menggunakan kantong belanja ramah lingkungan untuk mendukung program pemerintah mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai di Indonesia. Acara ini juga kami lakukan dengan tujuan memberikan apresiasi kepada konsumen dan komunitas KIBIF, karena itu kami bagi-bagi hadiah bermacam sebagai wujud terima kasih kami,” kata Direktur Pemasaran  PT Estika Tata Tiara Tbk Grace Adoe dalam keterangannya.

Perusahaan yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 10 Januari 2019  dengan ticker BEEF,  juga membagi-bagikan kantong belanja ramah lingkungan kepada masyarakat. 

Menurut Grace, gerakan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan harus menjadi bagian dari gaya hidup dan budaya masyarakat  Indonesia.

KIBIF sebagai pelopor usaha sapi model terintegrasi dari hulu ke hilir, lanjutnya,  akan berkontribusi positif  untuk mengkampanyekan  penggunaan kantong belanja ramah lingkungan kepada konsumen.

 

Baca JugaKLHK Kembali Segel Lahan Karhutla di Jambi

 

“Penggunaan kantong belanja plastik harus dikurangi dengan cara mengedukasi  konsumen secara terus-menerus tentang tradisi menjaga keasrian lingkungan,” jelas Grace.

Ia mengatakan, masyarakat harus diingatkan tentang pentingnya menjaga dan merawat lingkungan agar tetap asri, indah, dan sehat. 

Pada 2018, lanjutnya, volume sampah  di Indonesia  mencapai 66,5 juta ton sampah rumah tangga,  yang sebagai besar berupa  sampah plastik.  Sementara itu di DKI Jakarta, sebanyak 2,5 juta ton sampah dihasilkan setiap tahunnya, di mana 357.000 ton di antaranya adalah sampah plastik.

“Sampah plastik di Jakarta terus meningkat setiap harinya. Produksi sampah plastik di Jakarta mencapai 7.400 ton  per hari,” jelas Grace.

Ia meyakini  kampanye penggunaan kantong belanja ramah lingkungan yang dilakukan KIBIF akan menjadi gerakan perubahan gaya hidup konsumen untuk mewujudkan lingkungan yang asri.

“Saya yakin  strategi kami sebagai produsen produk makanan bergizi  sangat  efektif  untuk  mengurangi  sampah plastik di Indonesia,” kata Grace. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More