Minggu 29 September 2019, 19:00 WIB

Xi Beri Penghargaan kepada Pahlawan dan Kawan Lama Tiongkok

Melalusa Susthira K | Internasional
Xi Beri Penghargaan kepada Pahlawan dan Kawan Lama Tiongkok

AFP
Xi Beri Penghargaan kepada Pahlawan dan Kawan Lama Tiongkok

 

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping menganugerahi medali dan gelar kehormatan terhadap sejumlah tokoh nasional dan internasional yang dianggap telah berjasa, Minggu (29/9). Upacara penghargaan tersebut merupakan bagian dari perayaan HUT ke-70 Tiongkok.

Perayaan yang digelar pada Selasa (1/10) mendatang akan dimulai dengan parade militer besar-besaran di Beijing, bertujuan menunjukkan kemunculan Tiongkok sebagai negara adidaya global.

"Para pahlawan dan panutan semuanya mengabdikan diri pada perjuangan partai dan rakyat, dan berpegang teguh pada kerja keras untuk kebahagiaan rakyat Tiongkok," ujar Xi dalam pidatonya seusai menyerahkan penghargaan.

Seorang antropolog sekaligus pengajar Kanada yang lahir pada 1915, Isabel Crook, merupakan penerima hadiah tertua. Menurut kantor berita resmi Xinhua, Isabel telah menetap di Tiongkok sejak Republik Rakyat Tiongkok belum didirikan pada 1949. Wanita berumur ratusan tahun yang lahir di kota barat daya Chengdu tersebut dianggap telah memberikan kontribusi luar biasa dalam upaya pendidikan Tiongkok dan pertukaran persahabatan dengan negara-negara asing.

Sementara itu, mantan Perdana Menteri Prancis Jean-Pierre Raffarin, kawan lama bagi rakyat Tiongkok juga mendapat penghargaan pada kesempatan itu. Seperti dilansir Xinhua, Raffarin diakui atas komitmen jangka panjangnya untuk mempromosikan persahabatan Tiongkok dan Prancis.

Baca juga: HUT ke-70 Tiongkok Berpotensi Dirusak Krisis Hong Kong

Penerima penghargaan tokoh internasional lainnya termasuk mantan presiden Kuba Raul Castro dan Putri Thailand Maha Chakri Sirindhorn. Total, sebanyak 42 tokoh mendapat penghargaan dari Pemerintah Tiongkok, meskipun hanya 29 penerima di antaranya yang hadir pada upacara tersebut.

Adalah Tu Youyou, seorang warga negara Tiongkok pertama yang menerima Hadiah Nobel Perdamaian karena membantu menciptakan obat anti-malaria, termasuk di antara daftar warga negara Tiongkok yang mendapatkan penghargaan pada kesempatan itu. Selain itu, ahli fisika nuklir Yu Min, yang dianggap sebagai bapak bom hidrogen Tiongkok juga menerima penghargaan oleh Xi Jinping.(cna/OL-5)

Baca Juga

AFP/Percy Hurtado

Machu Picchu akan Dibuka Kembali, Tapi...

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 08 Juli 2020, 06:15 WIB
Pembatasan itu diusulkan oleh pakar internasional dalam upaya mencegah memburuknya kondisi obyek wisata yang telah ditetapkan sebagai Situs...
AFP/SEBASTIAN SMITH

Trump Sebut Pencalonan Diri Kanye West Menarik

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 08 Juli 2020, 06:03 WIB
Pernyataan rapper berusia 43 tahun lewat Twitter bahwa dia ingin menjadi presiden AS telah di-retweet sebanyak setengah juta kali dan...
AFP/Roslan RAHMAN

4 Siswa dan 1 Guru di Singapura Positif Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 08 Juli 2020, 05:27 WIB
Kementerian mengatakan para siswa kemungkinan terinfeksi di lingkungan rumah atau keluarga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya