Minggu 29 September 2019, 15:57 WIB

KLHK Kembali Segel Lahan Karhutla di Jambi

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
KLHK Kembali Segel Lahan Karhutla di Jambi

MI/Rudy Kurniawansyah
KLHK menyegel lahan-lahan lokasi kebakaran di lahan konsensi milik korporasi.

 

DIREKTORAT Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali melakukan penyegelan terhadap lahan konsesi yang diklaim memiliki luas berkisar 300 hektare milik PT KU yang berlokasi di Kecamatan Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

"Penyegelan di lokasi perusahaan yang juga pernah terbakar pada tahun 2015 lalu, yaitu PT Kaswari Unggul (KU). Perusahaan ini pernah terbakar pada 2015, kami juga sedang melakukan langkah-langkah hukum pada PT KU ini. Saat ini tengah melakukan penegakan hukum pidana dan juga penegakan hukum perdata," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum (KLHK) Rasio Ridho Sani di Muara Sambak, Jambi, Minggu (29/9).

Pihaknya akan terus melakukan langkah penindakan secara tegas kepada para pelaku pembakaran hutan dan lahan.

"Kami selalu sampaikan, bahwa kami akan selalu melakukan penindakan hukum secara tegas dengan korporasi, korporasi yang masih melakukan atau terjadi pembakaran hutan di lahan mereka," ucapnya.

Baca juga:  Karhutla Berulang, KLHK Segel Lahan Milik PT RKK di Jambi

Sementara itu, Head Of Agronomy PT Kaswari Unggul, Sugeng Rahayu, mengakui terjadi kebakaran pada lahan milik perusahaannya tersebut.

"Di lahan Kaswari Unggul yang kami kuasai sekarang, telah terbakar seluas 11,56 hektare dan sekarang sudah padam," katanya saat di temui di lahan konsesi PT Kaswari Unggul, Muara Sambak, Jambi.

Ia menilai, kebakaran yang terjadi pada lahan tersebut merupakan akibat dari lompatan api di Hutan Lindung gambut Londerang.

"Di lahan Kaswari Unggul terjadi kebakaran akibat lompatan api yang berasal dari lahan sebelahnya, sebab beberapa minggu sebelumnya ada kebakaran besar di Hutan Lindung Gambut Londerang dan Hutan Produksi Keman, api sangat besar dan angin kencang mengarah ke lahan masyarakat dan beberapa ke lahan Kaswari Unggul," sebut Sugeng.

Adapun Sugeng menyebutkan saat ini lahan yang terbakar pada PT Kaswari Unggul sudah padam berkat bantuan masyarakat, TNI hingga Polri.

"Kami menghadang api dari hutan, api itu lebarnya hampir 2 kilometer memanjang dengan angin yang begitu kencang. Kami menghadang berkat kerja sama dengan semua pihak ada masyarakat, TNI dan Polri semuanya," bebernya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More