Minggu 29 September 2019, 12:30 WIB

Pemerintah Buktikan Serius Atasi Karhutla

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
Pemerintah Buktikan Serius Atasi Karhutla

MI/Dwi Apriani
Mahasiswa dan Pemuda di Sumsel membantu padamkan karhutla di sejumlah wilayah di Sumsel.

 

PEMERINTAH terus berupaya melakukan langkah tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Jadi kami datang ke sini untuk menunjukan keseriusan pemerintah melindungi masalah kita dari dampak kebakaran hutan dan lahan yang sangat mengganggu kehidupan masyarakat," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rasio Ridho Sani, di Jambi, Sabtu (28/9).

Ia mengatakan kebakaran hutan dan lahan itu mengakibatkan dampak yang besar terhadap kesehatan masyarakat serta menganggu aktivitas perekonomian masyarakat.

"Karena kita menyadari melihat begitu besarnya dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini, " jelasnya.

"Karhutla ini berdampak langsung kepada kesehatan masyarakat, berdampak langsung terhadap perekonomian, yaitu terganggunya berbagai macam aktivitas ekonomi, hingga terdampak langsung terhadap perusakan ekosistem," imbuhnya.

Baca juga: Karhutla Berulang, KLHK Segel Lahan Milik PT RKK di Jambi

Ia mengungkapkan, pihaknya melihat pembakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah tersebut merupakan upaya-upaya terkait dengan pembukaan lahan yang mencari keuntungan secara finansial.

"Kami lihat upaya-upaya pembakaran hutan dan lahan ini terkait kegiatan pembukaan lahan dan soil conditioning kan untuk gambut susah ditanam, salah satu cara kan harus dikeringkan untuk dapat ditanam, tentu ada pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan finansial dari karhutla ini, " sebutnya.

Ditegaskannya kembali, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan penindakan dengan tegas, kepada para pelaku pembakaran hutan dan lahan tersebut.

"Kami akan lakukan penegakan hukum tegas, termasuk kami sampaikan hukuman tidak hanya administratif termasuk pencabutan izin, ganti rugi biaya pemuliahan itu melalui proses perdata, dan juga pidana baik pidana penjara, denda, maupun perampasan keuntungan. Bahkan pidana tambahan perampasan keuntungan," tegasnya.

Disebutnya, pihaknya pun saat ini sudah siap dengan kekuatan penuh untuk dapat menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan.

"Kami sudah menugaskan, tim khusus, kami membentuk satgas karhutla yang melibatkan para pengawas kami, para penyidik kami, dan juga kami menyediakan kuasa hukum kami untuk menindak para pelaku kejahatan karhutla ini, " tukasnya

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Melakukan penyegelan terhadap lahan konsesi seluas 1.200 hektare milik PT RKK yang berlokasi di Jambi.

"Hari ini kita bersama-sama dengan pengawas dan penyidik KLHK, didampingi oleh teman-teman dari dinas pengawas dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, melakukan proses penyegelan di lokasi Karhutla PT Ricky Kurniawan Kertapersada (RKK)," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum, Rasio Ridho Sani , di Lahan karhutla PT RKK, Jambi, Sabtu, (28/9).

Diketahui, lokasi karhutla tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kebakaran lahan serupa pada 2015 silam. Seluah 600 hektare. Serta sudah dilakukan langkah hukum pada kasus 2015 tersebut. (OL-2)

Baca Juga

AFP/Jason

Andalkan Kecerdasan Buatan Microsoft Hentikan Jurnalis

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 23:37 WIB
PHK adalah bagian dari dorongan yang lebih besar oleh Microsoft untuk mengandalkan kecerdasan buatan untuk mengambil berita dan konten yang...
Antara

AR Google Permudah Hitung Jarak Sosial

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 23:32 WIB
Jika Anda memiliki perangkat Android, cukup buka browser Chrome dan buka goo.gle/sodar untuk mencoba alat baru bernama...
Bea cukai

Covid-19 Momentum Tepat Berhenti Merokok

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 22:58 WIB
Merokok dapat meningkatkan risiko penularan virus korona baru yang akan memperberat komplikasi penyakit akibat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya