Sabtu 28 September 2019, 20:36 WIB

Legislator Muda Harus Sensitif dengan Isu Kekinian

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Legislator Muda Harus Sensitif dengan Isu Kekinian

MI/M. Irfan
Peneliti CSIS Arya Fernandes

 

KINERJA DPR RI periode 2014-2019 di mata penieliti Center for Strategic and Analysis Studies (CSIS) Arya Fernandes belum menonjol, termasuk peran politikus muda.

Karena itu, ia berharap legislator muda pada DPR periode 2019-2024 bisa melahirkan solusi dari persoalan bernuansa kekinian yang dihadapi Indonesia.

"Saya tidak bisa melihat perbedaan antara legislator muda dan senior dari sisi kinerja di periode 2014-2019 karena hampir semua senada dengan sikap partai masing-masing. Yang berbeda paling menonjol untuk wakil rakyat muda paling Budiman Sudjatmiko karena berhasil mengeluarkan gagasan dan itu gol menjadi UU yakni soal dana desa," katanya kepada Media Indonesia, Sabtu (28/9).

Baca juga : DPR lanjutkan Pembahasan RKUHP di Periode Mendatang

Menurut dia, legislastor yang berasal dari generasi muda patutnya berani mengeluarkan ide yang inovatif, solutif dan adaptif terhadap persoalan terkini. Sayangnya hal itu tidak muncul pada anggota dewan periode saat ini.

Padahal, kata dia, representasi kaum muda patutnya menjembatani ide segar yang dapat menjawab tantangan bangsa saat ini. Sebut saja menyangkut financial technology, isu urbanisasi, lapangan kerja untuk generasi milinial dan isu turunannya.

"Itu mungkin yang kita impikan atau harapkan dari legislator muda ke depan. Mereka harus memberikan gagasan segar yang masuk dalam setiap produk legislasi serta tidak seperti saat ini yang membebek seperti menyangkut isu UU KPK, RKUHP sampai Pemasyarakatan," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More