Jumat 27 September 2019, 15:29 WIB

Jokowi Instruksikan Penanganan Cepat Korban Gempa Ambon

Akmal Fauzi | Nusantara
Jokowi Instruksikan Penanganan Cepat Korban Gempa Ambon

Antara Foto/PUSPA PERWITASARI
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Kementerian Sosial, TNI, serta Polri untuk bergerak cepat membantu korban gempa Ambon, Maluku. Pemerintah bakal memberikan santunan kepada korban meninggal.

“Atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan duka cita yang mendalam atas gempa yang di Ambon. Saya perintahkan (jajaran) bergerak ke lapangan di tempat terjadinya gempa untuk kirimkan bantuan," kata Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jum’at (27/9).

Jokowi menyebut berdasarkan laporan Kepala BNPB, Doni Monardo, korban meninggal dalam peristiwa ini mencapai 23 orang, ratusan yang mengalami luka-luka, dan ribuan harus mengungsi.

“Kepada korban yang meninggal tadi sudah saya sampaikan kepada menteri sosial untuk memberikan santunan, untuk yang luka-luka perawatannya ditanggung oleh pemerintah," kata Jokowi.

Baca juga: Kepala BNPB Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa Maluku

Jokowi telah memerintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita untuk turun ke lapangan menginstruksikan jajarannya memberi bantuan kepada korban gempa di Ambon.

"Terkait kerusakan fisik akibat gempa ini masih dilakukan pendataan. Kemarin terakhir saya dapatkan laporan kira-kira seratusan rumah yang rusak," ujarnya.

BMKG merilis gempa M 6,5 terjadi pada Kamis (26/9) pukul 06.46 WIB. Gempa tersebut terjadi pada 40 km timur laut Ambon, Maluku dengan kedalaman 10 km. Sebelumnya BMKG merilis gempa dengan kekuatan M 6,8 tetapi kemudian dimutakhirkan menjadi M 6,5.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi dirasakan di wilayah Ambon dan Kairatu pada skala intensitas V MMI, di Paso II-III MMI dan Banda II MMI. BMKG merilis bahwa berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More