Kamis 26 September 2019, 20:35 WIB

Aiman Cahyadi Raih Juara Etape Kedua Tour de Banyuwangi Ijen

Usman Afandi | Olahraga
Aiman Cahyadi Raih Juara Etape Kedua Tour de Banyuwangi Ijen

Dok. MI
Aiman Cahyadi

PEMBALAP sepeda asal Indonesia, Aiman Cahyadi, menjadi yang tercepat di etape kedua Tour de Banyuwangi Ijen, Jawa Timur, Kamis (26/9).

Pembalap dari PGN Road Cycling Team itu menuntaskan rute sejauh 148,2 kilometer dengan catatan waktu 3 jam 34 menit 4 detik. Aiman mengungguli Ismael Jr Grospe dari tim Go For Gold dan Cristian Raileanu asal Team Sapura Cycling. Sementara pemilik yellow jersey, Maral-Erdene Batmunkh hanya finis di posisi ke-16.

"Alhamdulillah saya berhasil memenangi stage kedua ini. Tanpa perjuangan tim, semuanya tidak akan terjadi," kata Aiman usai lomba.

Aiman tak kuasa menahan tangis setelah memenangi etape kedua. Rider berusia 25 tahun itu mempersembahkan kemenangannya untuk almarhum M Taufik. Taufik merupakan pembalap asli Banyuwangi yang wafat pada 5 September lalu.

"Saya sudah bernazar, jika menang etape di Banyuwangi, saya akan mempersembahkan hadiahnya buat Mas Taufik. Alhamdulillah dengan niat baik, Tuhan melancarkan segalanya," ucap Aiman dengan terisak tangis.

Ini merupakan kemenangan pertama Aiman sepanjang keikutsertannya di ITdBI. Pencapaian Aiman di etape kedua ITdBI 2019 memang tak mudah. Apalagi, ini adalah etape terpanjang di ITdBI tahun ini. Jaraknya 148.2 kilometer. Etape ini mengambil start di Pantai Pancur di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Finisnya di depan Kantor Pemkab Banyuwangi.

Mulanya seluruh pembalap bergabung dalam rombongan besar. Komposisi riders berubah menjelang sprint pertama di Purwoharjo, atau kilometer ke-32. Empat pembalap melakukan breakaway. Mereka meninggalkan rombongan besar dengan gap kurang lebih tiga menit.


Baca juga: Kemenpora Gelar Bimbingan Teknis SDI dan Festival SKJ Jadoel


Keempat pembalap itu ialah Jason Christie (Aisan Racing Team), Sofian Nabil Omar Mohd Bakri (Tim nasional Malaysia), Amir Kolahdozhagh (Taiyuan Miogee Cycling Team), dan Corbin Strong (George Continental Cycling Team).

Mereka memimpin hingga 40 kilometer menjelang garis finis. Mereka berhasil ditangkap oleh peleton menjelang tanjakan King of Mountain (KOM) di Pakel. Para pembalap dengan tipikal climber pun unjuk gigi. Aiman Cahyadi (PGN), Ismael Jr Grospe (Go for Gold), Benjamin Prades (Team Ukyo), dan Salvador Guardiola (Kinan Cycling Team) mendominasi balapan hingga garis akhir.

Hasil etape kedua mengubah susunan pembalap di klasemen umum sementara. Jesse Ewart (Team Sapura Cycling) melesat ke posisi pertama dan mengenakan yellow jersey.

"Balapan yang sangat sulit. Tantangannya berat tapi senang karena pemandangannya indah. Sejujurnya saya tidak membuat taktik khusus karena tur ini tergolong berat. Kalau pebalap tidak sangat kuat, tidak mungkin hadir di sini," kata Jesse.

Pemenang etape pertama Batmunkh, Maral-Erdene melorot ke peringkat kelima. Namun, Batmunkh masih mengenakan green jersey.

Sementara itu, meski finis di posisi ke-25, Selamat Juangga (KFC Cycling Team) masih berhak mengenakan red white jersey.

"Saya kecewa dengan hasil ini. Saya sempat pecah ban pada 500 meter menjelang KOM. Meski demikian, saya bersyukur karena bisa mempertahankan red white jersey," sebut rider 27 tahun itu. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More