Kamis 26 September 2019, 18:34 WIB

Perluasan Ganjil Genap, Penumpang MRT Naik 12%

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Perluasan Ganjil Genap, Penumpang MRT Naik 12%

MI/Sumaryanto Bronto
MRT Jakarta memasuki Stasiun Fatmawati

 

KEBIJAKAN perluasan pembatasan lalu lintas kendaraan ganjil genap yang resmi diberlakukan pada 9 September lalu efektif meningkatkan jumlah penumpang angkutan massal salah satunya Moda Raya Terpadu (MRT).

Rata-rata jumlah penumpang harian MRT pada bulan September meningkat sebanyak 12% jika dibandingkan pada rata-rata penumpang harian per-Agustus.

Rata-rata jumlah penumpang MRT pada Agustus sebanyak 82.477 orang perhari. Sementara pada September jumlah rata-rata penumpang mencapai 90.386 orang perhari.

"Tidak diragukan bahwa perluasan ganjil genap efektif meningkatkan jumlah penumpang MRT. Terbukti peningkatan mencapai 12%," kata William Sabandar, Direktur Utama MRT Jakarta, Kamis (26/9).

Sementara itu, sejak dioperasikan secara komersial pada April lalu, jumlah penumpang MRT juga meningkat hingga 14% atau rata-rata jumlah penumpang meningkat sebanyak 11.272 orang perhari.

Baca juga : Saat Demo, Jumlah Penumpang MRT Cetak Rekor 121 Ribu Orang

Pada April rata-rata jumlah penumpang MRT mencapai 79.114 orang perhari. Sementara September ini jumlah penumpang perhari telah mencapai 90.386 orang perhari.

"Pada 24 September lalu bertepatan enam bulan MRT beroperasi komersial dan peningkatannya luar biasa sekali. Jadi memang kita optimistis bahwa jumlah penumpang akan terus meningkat," kata William.

Untuk terus menjaring penumpang loyal, PT MRT Jakarta mengupayakan beberapa langkah semisal memperbanyak parkir sepeda atau bike rack di stasiun-stasiun untuk mengakomodir warga yang hendak menggunakan sepeda.

Ditargetkan Oktober mendatang telah terpasang 12 unit bike rack di 13 stasiun MRT.

"Ini juga bagian dari dukungan kita terhadap program Pemprov DKI Jakarta yang bertajuk Jakarta Ramah Bersepda. Selain itu ada pula pos-pos keran air minum di Stasiun Blok A dan Stasiun Istora," ungkap William.(OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More