Kamis 26 September 2019, 11:50 WIB

Sahbirin Noor Melamar ke Partai NasDem

Denny Susanto | Nusantara
Sahbirin Noor Melamar ke Partai NasDem

MI/Denny Susanto
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (tengah) melakukan salam komando dengan Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel Guntur Perwira (kanan).

 

GUBERNUR Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memastikan keseriusannya maju kembali dalam pilkada serentak 2020. Sahbirin yang juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalsel tersebut melamar ke Partai NasDem setelah sebelumnya juga melamar ke PDIP.

Dia menyerahkan berkas pendaftaran dan penjaringan bakal calon (Bacalon) Pilkada 2020 di Kantor DPW Partai NasDem di Jalan Ahmad Yani Km 8, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, kemarin.

Sahbirin yang datang bersama jajaran DPD Partai Golkar Kalsel, disambut Ketua DPW Partai NasDem Kalsel Guntur Perwira.

Setelah berkas lamaran diperiksa, seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Sahbirin mengatakan salah satu faktor utama yang mendorong dirinya datang langsung melamar Partai NasDem adalah figur Surya Paloh, pendiri partai. Sosok Surya Paloh merupakan idola dirinya dalam dunia politik.

"Sejak dulu beliau itu adalah idola saya, dari zaman saya sebelum terjun di dunia politik," ucapnya seraya menambahkan, Surya Paloh adalah sosok yang menginspirasi dan banyak buah pemikiran dapat dipetik dalam hal pemerintahan dan perpolitikan.

Ketua DPW Partai NasDem Kalsel Guntur Perwira mengatakan penyerahan berkas pendaftaran Bacalon Gubernur Kalsel ialah yang pertama diterima sejak pendaftaran dibuka Selasa (24/9).

Menurutnya, apa yang dilakukan Ketua DPD Partai Golkar Kalsel tersebut merupakan salah satu bukti keseriusannya maju pilkada.

"Kami menganggap bahwa beliau ini paling siap. Silakan calon lain untuk mendaftar kita terbuka sampai tanggal 23 Oktober. Namun, penentuan nanti ada beberapa tahapan, calon itu kita minta visi-misinya dan yang memutuskan DPP," pungkas Guntur Perwira.

Kedatangan Sahbirin langsung ke kantor Partai NasDem untuk melamar sebagai Bacalon Pilkada 2020 dianggap istimewa. Pasalnya, ketika mendaftar ke PDIP pekan lalu, dia cuma diwakili Ketua Harian DPD Golkar Supian HK dan elite Golkar Kalsel lainnya.

Dari hitungan kursi di DPRD Kalsel, selain Partai Golkar yang mengantongi 12 kursi, PDIP menjadi partai kedua pemilik kursi terbanyak sebanyak 8 kursi, sedangkan NasDem cuma mengantongi 4 kursi di legislatif.

Sahbirin perlu pendekatan ekstra karena pada pilgub sebelumnya NasDem bukan berada sekubu dengannya. Pada 2015, NasDem menjadi penyokong Zairullah Azhar bersama PKB dan Demokrat.

Ada sejumlah nama yang muncul untuk pilkada Gubernur Kalsel, salah satunya mantan Bupati Banjar, Sultan Khairul Saleh. (DY/X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More