Kamis 26 September 2019, 07:00 WIB

Rig Tenders Kantongi Pendapatan US$28,29 Juta

(Ata/E-1) | Ekonomi
Rig Tenders Kantongi Pendapatan US$28,29 Juta

dok. rigtenders
PT Rig Tenders Indonesia

 

PT Rig Tenders Indonesia menunjukan kinerja keuangan dengan tren positif pada awal 2019.

Direktur PT Rig Tenders Indonesia Mastura Binti Mansor mengungkapkan, per Maret 2019 pendapatan perseroan meningkat 20% menjadi US$28,29 juta dari sebelumnya US$23,31.

Peningkatan pendapatan tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan di sektor batu bara.

"Jasa penyewaan kapal berkontribusi 99% atau setara dengan US$28,21 dari pendapatan total, yang sebagian besar berasal dari pekerjaan transportasi batu bara," kata Mastura dalam public expose di Jakarta, kemarin.

Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan tumbuh 28,1% dari US$25,78 juta pada 2018 menjadi US$33,03 juta pada 2019.

Tahun ini perseroan mencatat penurunan kerugian per saham sebesar US$0,014 atau membaik 39,4% dari tahun sebelumnya yang berada di angka US$0,0231.

Perseroan juga melakukan penjualan aset berupa satu kapal tunda yang bernilai US$3 juta. Hal itu berpengaruh pada penurunan aset perseroan sebesar 20,88% dari US$80,10 juta pada 2018 menjadi US$63,38 juta pada 2019.

Pihaknya melihat potensi yang besar pada pasar industri Indonesia tahun-tahun ke depan. Dia menyebut lima tahun ke depan jumlah permintaan transportasi curah, khsususnya untuk batu bara, diproyeksikan bakal meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah pelabuhan di Indonesia.

Selain itu, permintaan batu bara dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga akan meningkat 96 juta ton pada 2019 atau naik 5% dari 91,1 juta ton pada tahun sebelumnya karena adanya pembangkit listrik baru yang mulai beroperasi tahun ini.

"Kami juga akan meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperluas pelanggan di batu bara dan industri lainnya. Kita juga akan mengeksplorasi dan memperluas layanan untuk memperluas pangsa pasar," tandasnya.

Sejalan dengan potensi tersebut, Rig Tenders Indonesia optimistis dapat mencetak kinerja keuangan lebih baik lagi hingga akhir tahun ini. (Ata/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More