Rabu 25 September 2019, 16:33 WIB

Tim Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban Pesawat PK-CDC

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Tim Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban Pesawat PK-CDC

Medcom.
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban pesawat DHC-6 Twin Otter saat tiba di Bandara Moses, Kilangan, Timika, Papua, Rabu (25/9).

 

KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan tim gabungan berhasil mengevakuasi empat korban dari pesawat DHC-6 Twin Otter seri 400, Rabu (25/9/2019), sekitar pukul 08.10 WIT. Pesawat itu hilang kontak ketika terbang dari Timika ke Ilaga, Papua, Rabu (18/9) lalu.

"Evakuasi menggunakan Heli Lama Sa 315 call sign PK-IWV milik PT Intan Angkasa Air Service dengan pilot Brent Harvey. Pukul 11.30 WIT, empat jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Timika," kata Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (25/9)

Dia menjelaskan, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua telah mengautopsi jenazah. Kondisi jenazah saat ditemukan dalam keadaan tidak utuh lagi.

"Kondisi jenazah yang sudah tidak utuh lagi dan sudah dalam bentuk onggokan organ tubuh dan tidak lengkap," sebutnya.

Pencarian para korban yang dilakukan selama lebih dari delapan hari itu terkendala oleh faktor cuaca dan berkabut tebal. Kata Dedi, dalam pencarian, helikopter dua kali mencoba masuk ke lokasi yang diduga titik jatuhnya pesawat dan hanya memuat dua anggota SAR untuk diturunkan ke lokasi.

"Karena berkabut, tim tidak dapat diterjunkan dan harus menghadapi tebing berkemiringan 90 derajat," lanjutnya.

Sementara itu, Unit Basarnas berkoordinasi dengan tim pendaki tebing tegak Indonesia (Indonesian Vertical Rescue/IVR) untuk membantu pencarian dan evakuasi, kemudian mengambil beberapa serpihan badan pesawat dan mencari data rekaman pesawat.

Sebanyak 12 personel Brimob disiagakan di Kampung Mamontoga, Distrik Hoya, Kabupaten Mimika, Papua. Kampung itu dijadikan sebagai pangkalan karena jarak tempuh lebih dekat ke lokasi penemuan pesawat.

Diketahui, identitas kru pesawat yakni Pilot Capt. Dasep Sobirin, Co-pilot Yudha Tutuco dan teknisi Ujang. Sedangkan penumpang yaitu Bharada Hadi Utomo yang merupakan seorang anggota Satgas Nemangkawi, dikenali berdasarkan senjata, helm dan rompi pelindung yang digunakannya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More