Rabu 25 September 2019, 16:09 WIB

Perangi Berita Hoaks di Papua, Pemda Kota Sorong Gandeng Pers

Martinus Solo | Nusantara
Perangi Berita Hoaks di Papua, Pemda Kota Sorong Gandeng Pers

ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Sejumlah warga yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Jogja Cinta Papua Damai melakukan unjuk rasa di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta

 

GUNA mencegah penyebaran berita hoaks yang sering memicu kerusuhanseperti di Wamena, Papua, beberapa waktu lalu, Pemda Kota Sorong melalui bagian humas menggelar Forum Group Diskusi (FGD) bersama wartawan di Tempat Wisata Moi Park, Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (25/9).

Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau, mengatakan peran pers sangat strategis untuk mencegah hoaks marak disebarkan lewat media sosial baik di Papua dan Indonesia pada umumnya.

"Pemberitaan media massa mengandalkan croscek sehingga berita berimbang menjadi pencegah berita hoaks di media sosial," jelas Jitmau.

Baca juga: Hoaks Picu Demo, Polri Rekomendasikan Pembatasan Internet

Menurutnya, undang-undang pers no 40 Tahun 1999 menjadi payung hukum untuk melindungi pers di dalam pemberitaan yang mencegah hoaks. Di era perkembangan media sosial ini, lanjut Jitmau, pers harus menjadi benteng, untuk melawan berita hoaks.

Selanjutnya, pers diminta untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar hati-hati di dalam menanggapi setiap berita hoaks. 

Lewat pers juga, kata dia, pemberantasan berita hoaks bisa diminimalisasi di tengah masyarakat Papua dan Indonesia pada umumnya. (A-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More