Rabu 25 September 2019, 14:35 WIB

Bom Meledak Lukai Lima Orang di Selatan Turki

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Bom Meledak Lukai Lima Orang di Selatan Turki

AFP
Sebuah bom pinggir jalan meledak ketika sebuah bus yang membawa polisi lewat di Provinsi Adana, selatan Turki.

 

SEJUMLAH lima orang terluka, Rabu (25/9), akibat sebuah bom pinggir jalan meledak ketika sebuah bus yang membawa polisi lewat di Provinsi Adana, selatan Turki.

“Ledakan di Adana adalah alat peledak improvisasi atau jenis bom yang berbeda,” kata Gubernur Mahmut Demirtas kepada kantor berita Anadolu.

Salah satu yang terluka adalah seorang polisi, ujarnya, tetapi korban tidak menderita luka serius. Empat lainnya yang terluka adalah warga yang melintas.

"Yang terluka berada dalam kondisi baik. Warga mendatangi rumah sakit sebagai tindakan pencegahan. Tidak ada masalah pada polisi kami," kata Demirtas setelah polisi dan layanan ambulans bergegas ke tempat kejadian.

Baca juga: Rusia dan Turki Khawatirkan Konflik Suriah

Gambar-gambar di media Turki menunjukkan bus yang rusak di bawah jembatan di Distrik Yuregir. Gubernur Adana tidak berspekulasi tentang siapa yang melakukan aksi pengeboman.

Turki dilanda serangkaian serangan teror pada 2015 dan 2016 yang menewaskan ratusan orang dan disalahkan pada kelompok ekstrimis Islamic State (IS) dan milisi Kurdi. (AFP/OL-5)

Baca Juga

AFP/GEORGE FREY

Brasil Abaikan Keputusan WHO Soal Hydroxychloroquine

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 26 Mei 2020, 10:41 WIB
Aturan di Brasil merekomendasikan dokter di sistem kesehatan publik untuk meresepkan chloroquine atau hydroxychloroquine bagi pasien yang...
AFP/ ISABEL INFANTES

Inggris akan Izinkan Toko Dibuka Kembali pada 15 Juni

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 26 Mei 2020, 09:46 WIB
Dikutip dari BBC, pedagang harus mematuhi pedoman baru untuk melindungi para pembeli dan...
AFP/Fabrice COFFRINI

WHO Peringatkan Gelombang Kedua Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 26 Mei 2020, 09:09 WIB
Ada juga kemungkinan tingkat infeksi bisa naik lagi lebih cepat jika langkah-langkah untuk menghentikan gelombang pertama dicabut terlalu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya